Kebun Terong Mini di Pot: Cara Praktis Memanfaatkan Lahan Kecil Agar Tetap Produktif dan Estetik
Rekomendasi Kebun Terong Mini di Pot-net-kolase
PAGARALAMPOS.COM - Menanam terong tidak harus membutuhkan lahan luas. Dengan konsep kebun mini di pot, tanaman ini bisa tumbuh subur di teras, balkon, atau sudut rumah yang tersisa.
Selain praktis, kebun terong di pot juga bisa tampil estetik dan menjadi elemen dekoratif hijau di rumah.
Kunci keberhasilan menanam terong di pot adalah pemilihan wadah yang sesuai. Pot dengan diameter minimal 30–35 cm dan kedalaman 30 cm memungkinkan akar berkembang optimal.
BACA JUGA:Produktif Meski Lahan Terbatas! 5 Inspirasi Kebun Terong di Pot untuk Rumah Minimalis
Media tanam gembur yang kaya nutrisi, seperti campuran tanah, kompos, dan sekam bakar, membantu tanaman tetap sehat. Drainase yang baik juga penting untuk mencegah akar membusuk dan menjaga kelembapan tanah tetap stabil.
Pencahayaan menjadi faktor penting. Terong membutuhkan sinar matahari minimal 6 jam per hari, sehingga menempatkan pot di area yang terkena cahaya langsung akan mendukung pertumbuhan dan hasil buah.
Penyangga sederhana dari bambu atau tiang kecil bisa digunakan agar batang terong tetap tegak dan daun tidak patah.
BACA JUGA:Kreatif & Ramah Lingkungan! 12 Ide Kebun Sayur dari Sepatu Bekas untuk Teras Minimalis!
Kebun terong mini di pot bisa dibuat lebih menarik dengan penataan vertikal atau bertingkat. Beberapa pot digantung, diletakkan di rak bertingkat, atau disusun berjajar di tepi teras, menciptakan tampilan rapi dan Instagramable.
Kombinasi warna pot dan dekorasi kecil di sekelilingnya menambah nilai estetika kebun mini.
Perawatan rutin seperti penyiraman, pemupukan organik, dan pemangkasan daun kering memastikan tanaman tetap subur dan produktif.
Dengan perhatian yang tepat, kebun terong mini tidak hanya menghasilkan buah segar untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menghadirkan suasana hijau yang menyegarkan di rumah.
Inspirasi ini membuktikan bahwa lahan terbatas tidak menghalangi kreativitas dalam bercocok tanam. Dengan desain yang tepat, rumah tetap bisa memiliki kebun mini yang praktis, estetik, dan produktif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
