Pemkot PGA

Tren Desain Taman Indoor Minimalis 2026 yang Ampuh Usir Polusi dan Stres

Tren Desain Taman Indoor Minimalis 2026 yang Ampuh Usir Polusi dan Stres

desain taman indoor minimalis 2026-net-kolase

PAGARALAMPOS.COM - Memasuki tahun 2026, polusi udara perkotaan yang semakin menantang membuat konsep "Oksigen Mandiri" menjadi tren utama dalam desain hunian.

Taman bukan lagi sekadar dekorasi, melainkan organ vital rumah yang menyaring racun secara alami.

Berikut adalah draf artikel berita lengkap mengenai tren desain taman indoor 2026:

BACA JUGA:Inspirasi Teras Asri dengan Taman Mini, Suasana Rumah Auto Nyaman!

Revolusi Udara Bersih di Dalam Rumah: Estetika Hijau 2026

Tahun 2026 menandai pergeseran besar dalam gaya hidup masyarakat urban. Kesadaran akan kualitas udara dalam ruangan (Indoor Air Quality) membuat Taman Indoor Biofilik menjadi fitur wajib di rumah minimalis.

Bukan sekadar menaruh pot, tren tahun ini menekankan pada integrasi tanaman yang mampu menyerap zat berbahaya seperti formaldehida, benzena, dan karbon monoksida secara maksimal.

1. Konsep "Sunken Greenery" (Taman Lantai Turun)

Desain paling populer di 2026 adalah Sunken Greenery. Area taman kecil dibuat sedikit lebih rendah dari permukaan lantai ruangan (sekitar 10-15 cm).

Dengan menggunakan material bebatuan putih dan pencahayaan skylight, area ini menciptakan ilusi oase di tengah ruang tamu atau ruang makan yang sempit.

BACA JUGA:Model Taman Ala Jepang Zen Garden yang Tenang dan Menenangkan!

2. Vertical Oxygen Wall (Dinding Hijau Cerdas)

Bagi pemilik apartemen atau rumah mungil, dinding vertikal adalah solusinya. Tren 2026 menggunakan sistem hidroponik self-watering yang terintegrasi dengan aplikasi ponsel.

Dinding ini dipenuhi tanaman merambat yang tidak hanya cantik secara visual, tetapi juga berfungsi sebagai insulator suara alami.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait