Pemkot PGA

7 Cara Merawat Lele dalam Galon Tanpa Aerator, Rahasia Pemula Panen Melimpah di Lahan Sempit

7 Cara Merawat Lele dalam Galon Tanpa Aerator, Rahasia Pemula Panen Melimpah di Lahan Sempit

Cara Merawat Lele dalam Galon-net-kolase

PAGARALAMPOS.COM - Budidaya ikan konsumsi kini tidak lagi membutuhkan kolam tanah yang luas. Tren "Budikdamlon" atau Budidaya Ikan dalam Galon semakin diminati masyarakat perkotaan.

Menariknya, sistem ini bisa dilakukan tanpa bantuan aerator (pompa udara), sehingga jauh lebih hemat biaya listrik dan peralatan.

Namun, memelihara lele dalam ruang terbatas dengan oksigen minimal memerlukan teknik khusus agar ikan tidak stres dan cepat besar. Bagi Anda yang baru memulai, berikut adalah 7 rahasia sukses merawat lele dalam galon tanpa aerator agar cepat panen:

BACA JUGA:Panduan Sukses Budidaya Lele Bioflok di Ember: Hemat Lahan dan Tinggi Protein!

1. Pilih Galon yang Tepat dan Modifikasi

Gunakan galon bekas air mineral (volume 15-19 liter). Potong bagian atasnya, namun jangan terlalu lebar agar air tidak mudah meluap saat ikan melompat. Pastikan galon sudah dicuci bersih dari sisa bahan kimia sebelum digunakan.

2. Manajemen Kepadatan Tebar

Kesalahan pemula adalah memasukkan terlalu banyak bibit. Tanpa aerator, suplai oksigen sangat terbatas. Untuk satu galon ukuran standar, cukup isi dengan 10 hingga 15 ekor bibit lele ukuran 5-7 cm.

Kepadatan yang rendah akan mempercepat pertumbuhan karena ruang gerak yang lebih bebas.

BACA JUGA:9 Desain Kolam Ternak Lele Sambil Menghadirkan Taman Air, Tren Budidaya yang Menarik

3. Persiapan Air yang "Matang"

Jangan langsung memasukkan ikan ke air keran yang baru. Endapkan air selama minimal 2 x 24 jam untuk menghilangkan klorin dan membiarkan mikroorganisme baik tumbuh. T

ambahkan sedikit garam krosok atau cairan probiotik untuk menjaga kestabilan pH air.

4. Pemberian Pakan Secara Bertahap

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: