Pemkot PGA

Dilakukan Pemeliharaan, Pasokan Air Saluran Sekunder DI Lematang Bisa Dimanfaatkan Petani

Dilakukan Pemeliharaan, Pasokan Air Saluran Sekunder DI Lematang Bisa Dimanfaatkan Petani

Foto : Saluran Sekunder Pelang Kenidai DI Lematang Kota Pagar Alam. --ist

PAGARALAMPOS.COM - Pembangunan infrastruktur Pertanian berlokasi di Kecamatan Dempo Tengah, Daerah Irigasi (DI) Lematang berupa saluran sekunder diklaim pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII telah selesai. Hanya saja, masih belum bisa dioperasikan secara total dikarenakan belum adanya areal Pertanian yang diwancanakan sebelumnya untuk mengairi 3.000 hektar sawah baru. 

Kondisikan sekarang, saluran sekunder justru telah dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk pasokan air sawah semisal saluran sekunder Pelang Kenidai dan Tapus.

Hal tersebut diakui  Anto, selaku Koordinator Teknis perwakilan BBWS Sumatera VIII. Dia menyebutkan, lima saluran sekunder DI Lematang tersebut ini telah selesai, yakni Tapus, Pelang Kenidai, Saripaya, Selebang, Jokoh Utama yang bercabang yaitu Jokoh Kanan dan Kiri.

"Beberapa saluran Sekunder ini ada yang telah dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk mengairi sawah petani," katanya kepada pagaralampos.com, Jumat (16/1/2025).

BACA JUGA:Tingkatlan Produktivitas Pertanian, 15 Poktan di Pagar Alam Terima Bantuan Oplah

BACA JUGA:Perkuat Kelembagaan Petani dan Peningkatan Produktivitas Sektor Pertanian Berkelanjutan

Kendati demikian, tantangan saat ini belum bisa dilanjutkan pembangunan saluran tersier untuk menyuplai pasokan air ke petak sawah baru yang akan digerap petani.

"Saluran tersier ini belum dibangun dikarenakan cetak sawah belum bisa dilaksanakan," katanya.

Dia tak menampik, jika sebelumnya sejumlah saluran sekunder DI Lematang sempat kering. Hal tersebut dikarenakan, pihak Balai sedang melakukan serangkaian pemeliharaan saluran. Mulai dari perawatan pintu air hingga pembersihan saluran karena mengalami sedimentasi.

Untuk saat ini, lanjut Anto, pasokan air melalui saluran sudah dialirkan. Namun untuk pintu airnya tidak sepenuhnya dibuka. 

"Kita hanya membuka pintu disaluran bendung setinggi 5 Cm. Pengawasan disejumlah saluran terus dilakukan. "Kemarin, pada Kamis lalu (15/1/2026) pasokan air dari bendungan DI Lematang sudah dibuka untuk mengalirkan air ke saluran," ucapnya.

BACA JUGA:Pagar Alam Tiru Sistem Pertanian Terintegrasi dan Inovatif di Sidrap

BACA JUGA:Salurkan Bantuan 2 Ton Bibit Bawang Merah dan Cultivator, Hj Bertha: Tingkat Produksi Pertanian di Pagar Alam

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: