Calon Jamaah Haji 2026 Pagar Alam Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Foto : Calon jemaah haji pagar alam mengikuti pemeriksaan kesehatan.--ist
PAGARALAMPOS.COM – Calon Jamaah Haji (CJH) susulan tahun 2026 asal Kota Pagar Alam menjalani pemeriksaan kesehatan dasar di UPTD Puskesmas Siderejo, Kelurahan Siderejo, Kota Pagar Alam, Selasa (30/12).
Pemeriksaan kesehatan dasar ini merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para calon jamaah sebelum menunaikan ibadah haji.
Pemeriksaan meliputi anamnesis riwayat penyakit, pemeriksaan fisik seperti tanda-tanda vital dan postur tubuh, pemeriksaan kesehatan jiwa, serta pemeriksaan penunjang berupa tes darah, pemeriksaan gula darah, EKG, dan rontgen.
Kepala UPTD Puskesmas Siderejo melalui Kepala Bagian Tata Usaha, Hikmah Eka Indah, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji dilaksanakan di puskesmas atau rumah sakit daerah (RSUD) yang telah ditunjuk di masing-masing kabupaten dan kota.
BACA JUGA:Kisah Menarik Sejarah Shafa dan Marwah, Dua Bukit dalam Ibadah Haji dan Umrah
“Proses pemeriksaan ini dimulai pada rentang waktu tertentu di tahun 2025. Hasil pemeriksaan akan menentukan kelayakan istitha’ah, yaitu kemampuan calon jamaah untuk menunaikan ibadah haji. Saat ini, sistem digital Siskohatkes sangat membantu dalam mempermudah proses pemeriksaan serta pendataan,” ujar Hikmah.
Ia menambahkan, calon jamaah haji asal Kota Pagar Alam yang terdaftar untuk keberangkatan tahun 2026 saat ini berjumlah sekitar 200 orang, ditambah sekitar 50 orang calon jamaah susulan. Meski demikian, terdapat pula beberapa calon jamaah yang mengundurkan diri.
“Pemeriksaan yang dilakukan hari ini di Puskesmas Siderejo baru sebatas pemeriksaan dasar. Untuk hasilnya, kami belum dapat memastikan kapan akan keluar dan belum bisa disampaikan kepada calon jamaah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hikmah menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji dilakukan secara bertahap.
BACA JUGA:Sejarah Bukit Shafa dan Marwah: Jejak Suci dalam Perjalanan Ibadah Haji dan Umrah!
Penentuan akhir kelayakan keberangkatan tidak hanya ditentukan pada pemeriksaan awal, tetapi dapat berlanjut hingga tahap ketiga di Embarkasi.
Dengan dilaksanakannya pemeriksaan kesehatan sejak dini, diharapkan seluruh calon jamaah haji dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik dari sisi fisik maupun mental, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan lancar, aman, dan khusyuk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
