Sejarah Gunung Patah: Misteri Alam dan Legenda di Perbatasan Bengkulu–Sumatera Selatan!
Sejarah Gunung Patah: Misteri Alam dan Legenda di Perbatasan Bengkulu–Sumatera Selatan!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Gunung Patah merupakan salah satu Gunung yang menyimpan banyak kisah menarik di Provinsi Bengkulu.
Tepatnya di perbatasan Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.
Gunung ini tidak hanya memiliki nilai geologis yang tinggi, tetapi juga menyimpan berbagai legenda yang dipercaya masyarakat setempat sejak berabad-abad lalu.
Dengan ketinggian sekitar 2.817 meter di atas permukaan laut, Gunung Patah menjadi salah satu titik tertinggi di Bengkulu dan menjadi saksi bisu perjalanan panjang alam Sumatera bagian selatan.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Danau Kakaban: Keajaiban Laut Purba di Tengah Pulau!
Asal Usul dan Nama “Gunung Patah”
Nama “Gunung Patah” memiliki makna yang cukup unik dan penuh misteri.
Menurut cerita rakyat yang berkembang di sekitar wilayah tersebut, nama “Patah” berasal dari legenda tentang peristiwa besar yang menyebabkan bagian puncak gunung ini seolah terbelah atau “patah” akibat gempa dahsyat di masa lampau.
Penduduk lokal percaya bahwa pada masa itu terjadi pergeseran tanah yang sangat kuat hingga membuat struktur gunung tampak retak besar di beberapa bagian.
Sementara dari sisi geologi, nama “Patah” juga menggambarkan aktivitas tektonik di kawasan tersebut.
Gunung ini berada di jalur patahan aktif yang menjadi bagian dari sistem Sesar Semangko—garis patahan besar yang memanjang dari Aceh hingga Lampung.
Karena aktivitas seismik yang tinggi, daerah ini kerap mengalami gempa kecil dan pergeseran tanah yang memperkuat kepercayaan masyarakat tentang makna “Gunung Patah”.
Sejarah dan Aktivitas Gunung
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
