Menengok Sejarah Candi Arimbi: Jejak Spiritual dan Warisan Majapahit di Mojokerto!
Menengok Sejarah Candi Arimbi: Jejak Spiritual dan Warisan Majapahit di Mojokerto!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - masa lalu. Candi ini dikenal sebagai Candi Arimbi, sebuah peninggalan masa klasik Hindu-Buddha yang menjadi saksi bisu perkembangan peradaban di tanah Jawa.
Lokasi dan Penemuan
Candi Arimbi terletak di Desa Pelem, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto—sebuah kawasan yang dikenal sebagai pusat Kerajaan Majapahit di masa lampau.
Keberadaan candi ini sering kali terabaikan dibandingkan dengan candi-candi besar lainnya seperti Candi Penataran atau Candi Tikus, padahal nilai sejarahnya cukup penting untuk dipahami.
BACA JUGA:Sejarah Candi Ijo: Warisan Megah Peradaban Hindu di Puncak Perbukitan Prambanan!
Situs ini pertama kali ditemukan oleh para arkeolog pada awal abad ke-20 dan telah mengalami beberapa proses pemugaran agar bentuk aslinya bisa direkonstruksi semirip mungkin dengan kondisi awal.
Asal Usul Nama Arimbi
Nama "Arimbi" diyakini merujuk pada tokoh dalam kisah wayang Mahabharata—seorang raksasi cantik yang kemudian menjadi istri Bima dan ibu dari Gatotkaca.
Dalam versi lokal, kisah Arimbi menjadi inspirasi kuat dalam budaya dan pewayangan Jawa, dan diyakini memiliki keterkaitan dengan spiritualitas yang berkembang di masa Kerajaan Majapahit.
BACA JUGA:Sejarah Bukit Ketapang: Dari Jejak Perjuangan Rakyat hingga Warisan Alam yang Menawan!
Penggunaan nama ini menandakan bahwa unsur mitologi dan kepercayaan lokal sangat kental dalam pembangunan candi.
Gaya Arsitektur dan Struktur
Secara arsitektural, Candi Arimbi mencerminkan ciri khas candi-candi dari masa Majapahit. Terbuat dari batu bata merah, bangunan ini tidak terlalu tinggi, namun memiliki bentuk yang khas dengan relief sederhana.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
