Mengenali Sejarah Danau Kembar: Jejak Alam dan Legenda dari Ranah Minang!
Mengenali Sejarah Danau Kembar: Jejak Alam dan Legenda dari Ranah Minang!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Di dataran tinggi Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Solok, terdapat dua danau yang unik dan menawan hati siapa saja yang melihatnya.
Keduanya dikenal dengan sebutan Danau Kembar, yakni Danau Di Atas dan Danau Di Bawah.
Penamaan ini bukan tanpa alasan—karena posisi kedua danau yang berdekatan dan kerap dipandang sebagai sepasang.
Meski memiliki perbedaan mencolok dalam ketinggian dan karakteristik alamnya. Selain menyimpan keindahan panorama.
BACA JUGA:Sejarah Danau Towuti: Permata Alam di Jantung Sulawesi!
Danau Kembar juga memuat nilai sejarah, budaya, dan cerita rakyat yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Minangkabau.
Asal Usul Nama dan Letak Geografis
Danau Kembar terletak di wilayah Alahan Panjang, sekitar 60 kilometer dari Kota Padang, ibu kota Provinsi Sumatera Barat.
Kedua danau ini berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh perbukitan serta hutan tropis yang masih cukup asri.
BACA JUGA:Sejarah Danau Talang: Permata Alam di Lereng Gunung Talang!
Danau Di Atas memiliki ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut, sedangkan Danau Di Bawah terletak lebih rendah, yaitu sekitar 1.460 meter.
Uniknya, meskipun disebut “Danau Di Bawah”, danau ini justru memiliki kedalaman lebih dari Danau Di Atas.
Hal inilah yang menimbulkan kesan seolah-olah “di atas” dan “di bawah” bukan hanya tentang posisi geografis, tetapi juga tentang simbolisme alam.
Jejak Geologi dan Proses Terbentuknya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
