Menelusuri Sejarah Pulau Sumba: Jejak Tradisi dan Peradaban di Tanah Marapu!
Menelusuri Sejarah Pulau Sumba: Jejak Tradisi dan Peradaban di Tanah Marapu!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Pulau Sumba, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, adalah sebuah Pulau yang kaya akan sejarah, tradisi, dan budaya yang unik.
Meskipun tidak sepopuler Bali atau Lombok dalam peta pariwisata internasional.
Sumba memiliki kekayaan sejarah yang tak ternilai, yang tercermin dalam adat istiadat, arsitektur tradisional, serta kepercayaan masyarakatnya yang masih bertahan kuat hingga hari ini.
Sejarah panjang Sumba membentang dari zaman megalitikum hingga era kolonial, menyisakan banyak cerita menarik yang membentuk identitas pulau ini.
BACA JUGA:Sejarah Bukit Sylvia Labuan Bajo: Antara Keindahan dan Jejak Perkembangan Wisata!
Awal Mula Peradaban
Jejak kehidupan manusia di Pulau Sumba sudah ada sejak ribuan tahun lalu.
Penemuan berbagai situs megalitik di berbagai wilayah pulau menunjukkan bahwa Sumba telah dihuni oleh peradaban kuno yang memiliki kemampuan luar biasa dalam membangun struktur batu besar.
Tradisi megalitikum di Sumba masih bertahan hingga saat ini, menjadikan pulau ini sebagai salah satu tempat di dunia di mana budaya megalitik masih hidup dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam ritual pemakaman.
BACA JUGA:Sejarah Rumah Baileo: Simbol Kearifan Lokal dan Identitas Budaya Masyarakat Maluku!
Masyarakat Sumba mempercayai agama asli yang disebut Marapu, yakni sistem kepercayaan yang menghubungkan manusia dengan leluhur dan kekuatan alam.
Kepercayaan ini tidak hanya mengatur aspek spiritual, tetapi juga kehidupan sosial dan tata cara adat.
Dalam Marapu, dunia dianggap sebagai tempat tinggal bersama antara manusia dan roh-roh leluhur, yang harus dijaga keseimbangannya melalui berbagai upacara adat.
Kontak Awal dengan Dunia Luar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
