Pemkot PGA

Akar Perjuangan. Reog Ponorogo Dari Simbol Perlawanan ke Warisan Budaya yang Mendunia

Akar Perjuangan. Reog Ponorogo Dari Simbol Perlawanan ke Warisan Budaya yang Mendunia

Akar Perjuangan. Reog Ponorogo Dari Simbol Perlawanan ke Warisan Budaya yang Mendunia--Net

PAGARALAMPOS.COM - Dari akar perjuangan, Reog Ponorogo telah berkembang menjadi bagian dari warisan budaya yang kini dikenal di banyak tempat, dari desa hingga panggung internasional, dan telah diakui oleh UNESCO.

Dalam pertunjukan reog Ponorogo, barongan berbentuk harimau yang dihiasi bulu burung merak berputar-putar, menciptakan pertunjukan visual yang sangat menarik.

Kadang-kadang, bulu-bulu tersebut terlihat dikibaskan secara ritmis, seolah mengikuti irama gamelan.

Di belakangnya, berjejer sekelompok prajurit berkuda (jathil) yang terlihat seperti sedang bersiap untuk berperang.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Patung Reog Ponorogo: Simbol Identitas Budaya dan Kebanggaan Masyarakat!

Selain itu, ada juga penari topeng pujangganong, penari kelana sewandana, dan para pemukul gamelan yang menjaga alunan dan suasana pertunjukan.

Di baris depan, muncul para warok—pria berbadan kekar yang mengenakan pakaian hitam dengan dada terbuka.

Ekspresi mereka tegas, dilengkapi dengan kumis lebat dan janggut, melambangkan otoritas dan kekuatan.

Semua komponen ini bergerak serentak, menari mengikuti irama kendang, gong, dan suara gamelan, sambil diiringi teriakan khas: “Hok’e… hok’e… Haaaaa! ”

BACA JUGA:5 Mitos Telaga Ngebel Ponorogo: Naga Baruklinting hingga Batu Suci yang Menakutkan

Reog Ponorogo merupakan bentuk seni yang sudah ada berabad-abad lamanya

Menurut Margaret J. Kartomi dalam artikel Performance, Music and Meaning of Réyog Ponorogo yang diterbitkan dalam jurnal Indonesia No. 22, Oktober 1976, istilah “reyog” mungkin berasal dari kata “angreyok” yang ditulis oleh pujangga Prapanca di dalam Nagarakertagama.

“Angreyok” terkait dengan semangat prajurit, pertunjukan tari reog, latihan perang, dan mungkin berkaitan dengan pengetahuan militer kuno.

Istilah “reyog” kemungkinan berasal dari “angreyok,” yang berhubungan dengan semangat para prajurit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait