Sejarah Monumen Bajra Sandhi: Simbol Perjuangan dan Identitas Budaya Rakyat Bali!
Sejarah Monumen Bajra Sandhi: Simbol Perjuangan dan Identitas Budaya Rakyat Bali!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Di jantung kota Denpasar, Bali, berdiri megah sebuah monumen yang tidak hanya mencuri perhatian karena arsitekturnya yang unik, tetapi juga karena nilai sejarah dan simbolisme perjuangannya.
Monumen ini dikenal dengan nama Bajra Sandhi, sebuah bangunan yang merefleksikan semangat heroik rakyat Bali dalam menghadapi penjajahan dan mempertahankan identitas budaya mereka.
Nama “Bajra Sandhi” sendiri memiliki makna mendalam “Bajra” berarti lonceng suci umat Hindu, sementara “Sandhi” berarti perjuangan.
Gabungan keduanya mencerminkan semangat spiritual yang membingkai perjuangan rakyat Bali sepanjang sejarah.
BACA JUGA:Sejarah Patung Titi Banda: Legenda Ramayana yang Menjadi Ikon Budaya di Gerbang Kota Denpasar!
Latar Belakang Pembangunan
Gagasan untuk membangun Monumen Bajra Sandhi muncul sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan dan pejuang rakyat Bali yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kebebasan dari kolonialisme.
Selain itu, monumen ini juga dimaksudkan untuk melestarikan dan memperkenalkan nilai-nilai budaya serta sejarah Bali kepada generasi muda dan wisatawan mancanegara.
Pembangunan monumen ini dimulai pada tahun 1981, diinisiasi oleh Gubernur Bali saat itu, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra.
Namun, pembangunan fisik baru terealisasi pada 1987, dan proses konstruksi memakan waktu cukup lama hingga akhirnya selesai pada tahun 2001.
Monumen ini kemudian diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 14 Juni 2003.
BACA JUGA:Sejarah Danua Shuji: Misteri Peradaban Kuno dan Kearifan Leluhur di Balik Keheningan Danau!
Arsitektur yang Sarat Makna
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
