Menelusuri Sejarah Patung Yesus Buntu Burake: Simbol Iman dari Puncak Tana Toraja!
Menelusuri Sejarah Patung Yesus Buntu Burake: Simbol Iman dari Puncak Tana Toraja!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Di balik keindahan alam Tana Toraja yang menawan, berdiri megah sebuah patung keagamaan yang menjadi simbol iman dan kebanggaan masyarakat setempat: patung Yesus Buntu Burake.
Patung ini tidak hanya mencuri perhatian karena ukurannya yang menjulang tinggi, tetapi juga karena makna spiritual dan budaya yang dikandungnya.
Sebagai salah satu ikon wisata rohani di Sulawesi Selatan, keberadaan patung ini membawa cerita panjang tentang keyakinan, sejarah, dan tekad membangun.
Latar Belakang dan Gagasan Pembangunan
BACA JUGA:Senjata Tradisional sebagai Simbol Perjuangan di Monumen Bambu Runcing
Pembangunan Patung Yesus Buntu Burake bermula dari gagasan untuk memperkuat identitas religius masyarakat Toraja yang mayoritas beragama Kristen.
Diilhami oleh keinginan untuk menghadirkan tempat wisata rohani sekaligus lambang keimanan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Tana Toraja merancang sebuah proyek monumental. Pemilihan lokasi di Bukit Buntu Burake bukanlah tanpa alasan.
Bukit ini dianggap strategis karena berada di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut dan memiliki panorama yang luar biasa.
Dari puncak bukit, pengunjung bisa menyaksikan hamparan lanskap Tana Toraja yang memesona.
Proses Pembangunan
BACA JUGA:Sejarah Candi Negeri Baru Kalimantan: Jejak Peradaban Hindu yang Terlupakan di Pedalaman Borneo!
Pembangunan patung ini dimulai pada tahun 2013 dan berlangsung selama beberapa tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
