Pemkot PGA

Menelusuri Sejarah Tugu Biawak Wonosobo: Simbol Perlawanan dan Identitas Lokal!

Menelusuri Sejarah Tugu Biawak Wonosobo: Simbol Perlawanan dan Identitas Lokal!

Menelusuri Sejarah Tugu Biawak Wonosobo: Simbol Perlawanan dan Identitas Lokal!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Di antara deretan tempat bersejarah dan ikonik yang tersebar di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, terdapat sebuah tugu unik yang menarik perhatian karena bentuknya yang tidak biasa.

Tugu tersebut adalah Tugu Biawak, sebuah monumen yang berdiri kokoh dan menjadi penanda sejarah sekaligus identitas lokal masyarakat setempat.

Meski tampak sederhana, tugu ini menyimpan kisah panjang mengenai perjuangan, simbolisme, dan perlawanan masyarakat Wonosobo terhadap penjajah.

Asal Usul dan Lokasi

BACA JUGA:Afrika Selatan Terbelah Sistem Apartheid yang Menindas Jutaan Orang

Tugu Biawak terletak di kawasan Kecamatan Kertek, sekitar 8 kilometer dari pusat kota Wonosobo. Keberadaan tugu ini mudah dikenali karena bentuknya yang khas patung seekor biawak besar yang berdiri di atas tugu batu.

Sekilas, keberadaan biawak sebagai simbol mungkin tampak aneh, namun makna yang tersimpan di baliknya justru sangat dalam dan berkaitan erat dengan sejarah perjuangan rakyat Wonosobo pada masa kolonial.

Latar Belakang Sejarah

Pendirian Tugu Biawak tidak lepas dari peristiwa penting pada era penjajahan Belanda, terutama sekitar abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

BACA JUGA:Mengungkap Batu-Batu Bernada dari Lembah Sulawesi, Misteri Peradaban yang Hilang Tak Terungkap

Pada masa itu, wilayah Wonosobo merupakan salah satu kawasan strategis yang kerap dijadikan jalur logistik dan perdagangan kolonial.

Namun, rakyat Wonosobo, terutama di daerah Kertek, menunjukkan semangat perlawanan yang kuat terhadap penindasan.

Menurut cerita yang berkembang secara turun-temurun, biawak dipilih sebagai simbol karena hewan ini dikenal tangguh, cerdik, dan mampu bertahan dalam kondisi yang sulit.

Dalam tradisi lisan masyarakat setempat, biawak juga dianggap sebagai makhluk yang tidak mudah ditaklukkan, bahkan bisa menyerang balik jika terancam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait