Pemkot PGA

Memahami Sejarah Gunung Rajabasa: Penjaga Alam dan Budaya Lampung Selatan!

Memahami Sejarah Gunung Rajabasa: Penjaga Alam dan Budaya Lampung Selatan!

Memahami Sejarah Gunung Rajabasa: Penjaga Alam dan Budaya Lampung Selatan!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Gunung Rajabasa adalah sebuah Gunung berapi yang terletak di ujung selatan Pulau Sumatra, tepatnya di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Dengan ketinggian sekitar 1.281 meter di atas permukaan laut, gunung ini berdiri megah di antara Teluk Lampung dan Selat Sunda.

Selain menjadi bagian penting dari lanskap alam setempat, Gunung Rajabasa juga memiliki nilai sejarah dan spiritual yang kuat bagi masyarakat sekitarnya.

Asal Usul Nama dan Makna Sakral

BACA JUGA:Uhang Pandak. Sosok Legendaris yang Jadi Bagian dari Budaya Lokal Masyarakat Jambi di Gunung Kerinci

Nama “Rajabasa” diyakini berasal dari dua kata dalam bahasa Sanskerta dan Melayu: “Raja” yang berarti penguasa atau raja, dan “Basa” yang berarti bahasa atau ucapan.

Secara simbolik, nama ini dapat diartikan sebagai “gunung tempat sang raja berbicara” atau “tempat bersemayamnya kekuasaan.”

Dalam kepercayaan masyarakat adat setempat, Gunung Rajabasa dianggap sebagai tempat sakral yang dihuni oleh roh leluhur atau makhluk gaib penjaga alam.

Kepercayaan spiritual ini tidak hanya tumbuh dari mitos, tetapi juga dari pengalaman kolektif masyarakat Lampung yang menjadikan gunung ini sebagai poros kosmologis dalam tradisi mereka.

BACA JUGA:Sejarah dan Makna Budaya Gunung Seulawah Agam: sebagai Ikon Alam dan Perjuangan Masyarakat Aceh Besar

Banyak warga percaya bahwa Gunung Rajabasa adalah tempat bertemunya kekuatan alam dan spiritualitas manusia.

Peran dalam Sejarah Lokal

Gunung Rajabasa juga menyimpan peran penting dalam perjalanan sejarah Lampung.

Pada masa lalu, kawasan sekitar gunung ini merupakan bagian dari wilayah kekuasaan kerajaan-kerajaan kecil yang berkembang di pesisir selatan Sumatra.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait