Menguak Fakta Sejarah Gunung Telomoyo: Gunung Tidur yang Penuh Cerita!
Menguak Fakta Sejarah Gunung Telomoyo: Gunung Tidur yang Penuh Cerita!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Gunung Telomoyo mungkin tak setenar Merapi atau Sindoro, namun Gunung ini menyimpan sejarah dan pesona yang tak kalah menarik.
Terletak di perbatasan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Gunung Telomoyo menjulang setinggi 1.894 meter di atas permukaan laut.
Meskipun tergolong gunung berapi, Telomoyo termasuk dalam kategori gunung api tidur yang belum tercatat meletus dalam sejarah modern. Namun, kisah masa lalunya jauh lebih kaya daripada yang terlihat.
Asal-usul Nama dan Keunikan Telomoyo
BACA JUGA:Rebutan Cengkeh, Meletuskan Perang Inilah Kisah Berdarah Ternate dan Tidore
Nama “Telomoyo” sendiri dipercaya berasal dari bahasa Jawa, yang menurut beberapa versi berarti “telu” (tiga) dan “moyo” (jiwa atau semangat), merujuk pada kekuatan spiritual yang dipercaya menjaga daerah tersebut.
Namun versi lain menyebutkan bahwa nama tersebut berasal dari gabungan kata dalam legenda lokal yang kini sulit dilacak akarnya.
Seperti banyak gunung di Pulau Jawa, Telomoyo dikelilingi oleh aura mistis dan cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun.
Salah satu keunikan Telomoyo adalah kemampuannya memberikan pemandangan spektakuler ke empat penjuru mata angin.
BACA JUGA:Tak Hanya Perang, Kediri Juga Melahirkan Karya Sastra yang Mengguncang Zaman
Dari puncaknya, pendaki bisa melihat Gunung Merbabu, Merapi, Sumbing, Sindoro, hingga Rawa Pening yang membentang di kejauhan.
Keindahan ini menjadikan Telomoyo sebagai tempat strategis untuk pengamatan dan juga titik penting dalam sejarah lokal.
Jejak Sejarah dan Peran Strategis
Meskipun tidak banyak catatan tertulis tentang Gunung Telomoyo dalam sejarah klasik, keberadaannya telah disebut dalam berbagai sumber lisan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
