Benarkah Suku Maya Diculik Makhluk Luar Angkasa? Cek Artikel Dibawah Ini
Benarkah Suku Maya Diculik Makhluk Luar Angkasa? Cek Artikel Dibawah Ini-Kolase by Pagaralampos.com-Pagaralam.pos
PAGARALAMPOS.COM - Di antara banyak peradaban kuno yang pernah mencapai puncak kejayaan di masa lampau,
peradaban Maya merupakan salah satu yang paling mengundang kekaguman sekaligus penuh tanda tanya.
Bangsa ini dikenal luas karena pencapaiannya yang luar biasa dalam berbagai bidang, mulai dari ilmu bintang, bangunan arsitektur yang monumental, perhitungan matematis yang cermat, hingga sistem penulisan simbolik yang rumit.
Mereka membangun kota-kota besar dengan piramida tinggi yang berdiri kokoh di tengah lebatnya hutan Mesoamerika, menciptakan kalender dengan tingkat ketepatan luar biasa, dan bahkan mampu meramalkan peristiwa langit seperti gerhana.
BACA JUGA:Wow Terungkap! Misteri Mona Lisa Senyuman yang Tak Pernah Terpecahkan
Namun, di balik kemajuan yang begitu mengesankan itu, terdapat teka-teki besar yang masih belum berhasil dipecahkan hingga sekarang: ke mana sebenarnya perginya bangsa Maya?
Bagaimana mungkin suatu peradaban maju bisa sirna begitu saja dari panggung sejarah? Pertanyaan ini telah lama menghantui para ahli sejarah, arkeolog, dan ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu.
Meski telah banyak teori bermunculan mulai dari konflik bersenjata, perubahan lingkungan, bencana alam, hingga campur tangan kekuatan gaib tak satu pun yang bisa memberikan penjelasan yang benar-benar meyakinkan.
Hal yang membuat misteri ini semakin membingungkan adalah fakta bahwa kejatuhan peradaban Maya tidak terjadi dalam sekejap, melainkan perlahan namun pasti.
BACA JUGA:Dari Kamar ke Panggung Dunia, Inilah Rahasia Sukses di Balik Bisnis Game dan Esports
Sekitar abad ke-6 hingga ke-9 Masehi, peradaban ini tengah berada di puncak kejayaan, dengan kota-kota besar seperti Tikal, Copán, dan Palenque menjadi pusat kekuasaan dan kebudayaan.
Namun, entah bagaimana, kota-kota tersebut mulai ditinggalkan satu per satu.
Bangunan megah dibiarkan terbengkalai, sistem pertanian dan saluran air yang mereka bangun tak lagi berfungsi, dan struktur pemerintahan lenyap tanpa bekas.
Yang tertinggal hanyalah puing-puing kota kuno yang sunyi, tertutupi rimbunnya vegetasi tropis, seolah menyembunyikan cerita yang belum selesai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
