Pemkot PGA

Menelusuri Sejarah Pantai Legian Bali: Dari Perkampungan Nelayan hingga Destinasi Dunia!

Menelusuri Sejarah Pantai Legian Bali: Dari Perkampungan Nelayan hingga Destinasi Dunia!

Menelusuri Sejarah Pantai Legian Bali: Dari Perkampungan Nelayan hingga Destinasi Dunia!-net: foto-

PAGARALAMPOS.COM - Pantai Legian, yang kini menjadi salah satu ikon pariwisata Bali, menyimpan cerita panjang tentang transformasi budaya, sosial, dan ekonomi yang membentuknya seperti sekarang.

Asal-usul Nama dan Awal Kehidupan

Sebelum era pariwisata merambah ke Bali, Legian hanyalah sebuah perkampungan nelayan dan petani garam. Warga lokal menggantungkan hidup dari hasil laut dan lahan pertanian kecil yang membentang tidak jauh dari garis pantai.

Masyarakat setempat hidup sederhana, memegang teguh adat istiadat dan budaya Bali. Upacara keagamaan dan ritual adat menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, termasuk di area pesisir.

BACA JUGA:Mengungkap Kisah Sejarah Metro Manila: Dari Kerajaan Kuno Hingga Ibu Kota Modern!

Meskipun Legian kala itu masih sepi pengunjung, namun keindahannya sudah mulai dikenal oleh segelintir pelancong yang tertarik dengan pesona Bali yang masih perawan.

Awal Mula Wisatawan Asing Datang

BACA JUGA:Mengungkap Kisah Sejarah Metro Manila: Dari Kerajaan Kuno Hingga Ibu Kota Modern!

Perubahan mulai terlihat pada era 1970-an, ketika gelombang wisatawan asing, khususnya para backpacker dan peselancar dari Australia dan Eropa, mulai mengeksplorasi Bali.

Kuta menjadi titik awal kepopuleran, namun karena semakin padat dan ramai, banyak dari mereka mulai bergeser ke wilayah yang lebih tenang—Legian salah satunya.

Pada masa itu, Pantai Legian menawarkan suasana yang lebih damai dibandingkan Kuta, namun tetap cukup dekat untuk menikmati berbagai fasilitas.

Kehadiran wisatawan asing inilah yang perlahan mengubah wajah Legian. Munculnya penginapan kecil (losmen), warung makan, dan tempat penyewaan papan selancar menjadi tanda awal perubahan dari desa nelayan menjadi kawasan pariwisata.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Rantekombola: Jejak Alam dan Legenda di Tanah Toraja!

Transformasi Legian di Era Modern

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait