Pemkot PGA

Keajaiban Bukit Kelam: Sejarah dan Cerita Mistis di Balik Batu Raksasa Sintang

Keajaiban Bukit Kelam: Sejarah dan Cerita Mistis di Balik Batu Raksasa Sintang

Bukit Kelam dan Kisah Mistisnya: Jejak Legenda di Balik Batu Raksasa Sintang-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM - Di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, terdapat sebuah batu besar yang menjulang tinggi, dikenal dengan nama Bukit Kelam. Bukit ini memiliki ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut dan tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang mempesona, tetapi juga kaya akan sejarah dan legenda yang terus hidup di kalangan penduduk setempat.

Keunikan Bukit Kelam terletak pada bentuknya yang tidak biasa, berupa batu tunggal atau monolit yang sangat besar. Bahkan, monolit ini diklaim lebih besar daripada Uluru di Australia, menjadikannya salah satu yang terbesar di dunia.

Dari perspektif geologi, Bukit Kelam terbentuk dari batuan granit padat yang berasal dari aktivitas vulkanik yang terjadi jutaan tahun yang lalu.

BACA JUGA:Sejarah Hotel PI – Puncak: Sisa Kemegahan yang Membeku dalam Waktu!

BACA JUGA:Sejarah Misteri Taman Rekreasi Bedugul: Jejak Masa Lalu yang Terlupakan di Bali!

Proses pelapukan alami dan erosi tanah di sekitarnya membuat batu besar ini akhirnya muncul mencolok di tengah dataran.

Jenis batuan seperti ini dikenal sebagai pluton, yakni batuan beku yang terbentuk jauh di bawah permukaan bumi.

Karena sifatnya yang keras, tanaman besar sulit tumbuh di puncaknya, namun beberapa spesies langka tetap bisa hidup di sela-sela celah batunya.

Legenda Bujang Beji: Kisah Mistis di Balik Bukit

Bukan hanya soal geologi, Bukit Kelam juga lekat dengan cerita rakyat suku Dayak.

Legenda menyebutkan adanya seorang raksasa bernama Bujang Beji yang merasa iri terhadap kemakmuran kerajaan Sintang.

BACA JUGA:Sejarah Raja Mataram Kuno Tinggalkan 45 Prasasti Selama Masa Pemerintahannya!

BACA JUGA:Bagaimana Sejarah Perang Dunia II dan Balasan Propaganda Cabul: Gambar Saru Tentara Sekutu!

Ia berniat menenggelamkan kota dengan cara menutup aliran Sungai Melawi menggunakan sebuah batu besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait