Menelusuri Sejarah dan Budaya Suku Sunda Dari Kerajaan Sunda Hingga Masa Kini
Menelusuri Sejarah dan Budaya Suku Sunda Dari Kerajaan Sunda Hingga Masa Kini-Kolase by Pagaralampos.com-Pagaralam.pos
PAGARALAMPOS.COM- Suku Sunda, yang merupakan salah satu Suku terbesar di Indonesia,
memiliki sejarah panjang dan kaya yang mencerminkan perjalanan budaya dan peradaban di Pulau Jawa, khususnya di wilayah Barat.
Sejarah suku ini bermula sejak ribuan tahun yang lalu, dengan akar budaya yang sangat kuat, terwujud dalam bahasa, adat istiadat, seni, dan sistem sosial yang khas.
Suku Sunda berasal dari wilayah yang saat ini dikenal sebagai Provinsi Jawa Barat, dengan ibu kota Bandung sebagai pusat budaya dan pemerintahan.
BACA JUGA:Tak Hanya Sekedar Indah! Mengenal Jejak Sejarah Kota Bandung Kota Kembang yang Kaya Budaya
Kehidupan masyarakat Sunda sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayahnya yang terdiri dari pegunungan, dataran tinggi, dan pantai, yang menciptakan pola hidup yang bergantung pada pertanian, terutama di bidang pertanian padi.
Dalam sejarahnya, suku Sunda pernah memiliki kerajaan besar yang dikenal dengan nama Kerajaan Sunda, yang berpusat di daerah Priangan, dengan ibu kotanya yang terkenal, seperti Pakuan Pajajaran (sekarang Bogor).
Kerajaan Sunda merupakan salah satu kerajaan bersejarah yang memiliki pengaruh besar di wilayah Jawa Barat.
Masa kejayaannya dikenal luas terjadi saat dipimpin oleh Sri Baduga Maharaja, sosok yang lebih populer dengan gelar Prabu Siliwangi.
BACA JUGA:Tak Hanya Menakjubkan! Inilah Perjalanan Sejarah Candi Sewu dan Upaya Pelestariannya
Pada masa kerajaan ini, kebudayaan Sunda berkembang pesat, dengan terciptanya berbagai karya seni, sastra, dan teknologi pertanian yang sangat maju.
Kerajaan Sunda juga terkenal dengan sistem pemerintahan yang bijaksana, yang berfokus pada kesejahteraan rakyat. Dalam sejarahnya, suku Sunda juga memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa.
Sebelum kedatangan Islam, masyarakat Sunda mayoritas menganut agama Hindu-Buddha, yang tercermin dalam berbagai situs candi seperti Candi Cangkuang dan Candi Batujaya.
Namun, pada abad ke-15, Islam mulai berkembang di wilayah ini, dibawa oleh para pedagang dan penyebar agama dari Gujarat, India, serta Wali Songo.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
