Sejarah Sepeda Onthel Bung Hatta: Simbol Kesederhanaan, Nasionalisme, dan Etika Kepemimpinan!
Sejarah Sepeda Onthel Bung Hatta: Simbol Kesederhanaan, Nasionalisme, dan Etika Kepemimpinan!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Mohammad Hatta, atau yang lebih dikenal dengan Bung Hatta, adalah salah satu tokoh proklamator kemerdekaan dan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia.
Ia bukan hanya dikenal karena perannya dalam sejarah politik bangsa, tetapi juga karena kepribadiannya yang sederhana, jujur, dan teguh pada prinsip hidup.
Di balik pencapaiannya sebagai negarawan, terdapat satu benda yang melekat erat dengan citra dirinya: sepeda onthel.
Sepeda Onthel dan Representasi Hidup Sederhana
BACA JUGA:Jejak Sejarah Istana Dalam Loka: Kemegahan Warisan Budaya Sumbawa di Nusa Tenggara Barat
Sepeda klasik yang sering diasosiasikan dengan Bung Hatta merupakan jenis sepeda bergaya Eropa, lazim digunakan pada era penjajahan.
Namun di tangan Bung Hatta, sepeda ini berubah makna. Bukan sebagai simbol status, melainkan sebagai pilihan sadar untuk menjalani hidup yang tidak berlebihan.
BACA JUGA:Sejarah Tugu Perjuangan 5 April 1949 Palembang: Monumen Penghormatan bagi Para Pahlawan!
Pada masa awal kemerdekaan, ia kerap menggunakannya untuk bekerja, menghadiri rapat, atau sekadar berkeliling menyapa masyarakat.
Sepeda dalam Laku Kehidupan Sehari-hari
BACA JUGA:Jejak Peradaban Maritim Suku Makassar: Dari Pelaut Ulung hingga Penjaga Lautan Nusantara
Cerita tentang Bung Hatta dan sepedanya menjadi bagian dari narasi sejarah yang penuh makna.
Meskipun pada akhirnya kendaraan dinas tersedia untuknya, Bung Hatta kerap memilih bersepeda jika tujuannya tidak terlalu jauh.
Bung Hatta kerap terlihat mengayuh sepeda di sekitar tempat tinggalnya, menegaskan bahwa kesederhanaan bukan hanya sikap sesaat, tetapi prinsip hidup yang dijaga hingga akhir hayat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
