Sejarah Pasar Setan di Gunung Lawu: Antara Mitos dan Kenyataan Mistis!
Sejarah Pasar Setan di Gunung Lawu: Antara Mitos dan Kenyataan Mistis!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Gunung Lawu, yang terletak di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, sudah lama dikenal sebagai salah satu gunung yang sarat dengan nuansa mistis dan spiritual.
Di kalangan pendaki dan masyarakat sekitar, Gunung Lawu bukan hanya tempat yang indah untuk dinikmati kealamian alamnya, tetapi juga sebagai lokasi yang menyimpan banyak cerita gaib.
Salah satu kisah paling populer dan misterius dari Gunung Lawu adalah keberadaan Pasar Setan, sebuah pasar gaib yang konon hanya bisa “terdengar” oleh orang-orang tertentu.
Apa Itu Pasar Setan?
BACA JUGA:Sejarah Gedung Indonesia Menggugat di Bandung: Jejak Perjuangan Soekarno dan Simbol Perlawanan!
“Pasar Setan” bukanlah pasar dalam pengertian umum. Tidak ada bangunan, kios, atau pedagang yang bisa dilihat dengan mata telanjang.
Pasar ini adalah istilah yang digunakan pendaki untuk menyebut area tertentu di jalur pendakian Gunung Lawu, terutama di sekitar jalur Cetho dan Hargo Dalem, di mana sering terdengar suara-suara aneh seperti ramai orang bertransaksi, gemerincing koin, dan percakapan dalam bahasa yang tidak dimengerti.
Asal Usul Cerita Mistis
Gunung Lawu sendiri dianggap sebagai tempat pertapaan dan pelarian terakhir Prabu Brawijaya V, raja terakhir Majapahit yang memilih moksa (menghilang secara spiritual) di gunung ini.
BACA JUGA:Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah: Jejak Manis Sejarah Industri Gula di Nusantara!
Oleh karena itu, pasar gaib dianggap bukan hal yang aneh, tetapi bagian dari dimensi lain yang hanya bisa disentuh oleh mereka yang “terbuka”.
Pengalaman Para Pendaki
Banyak pendaki yang mengaku mengalami hal-hal janggal saat melintasi area yang disebut-sebut sebagai lokasi Pasar Setan.
Beberapa kesaksian menyebut mereka mendengar suara langkah kaki, obrolan ramai, hingga suara tawar-menawar dalam bahasa asing atau Jawa kuno.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
