Pemkot PGA

Sejarah Benteng Marlborough: Jejak Kolonial Inggris di Tanah Bengkulu!

Sejarah Benteng Marlborough: Jejak Kolonial Inggris di Tanah Bengkulu!

Sejarah Benteng Marlborough: Jejak Kolonial Inggris di Tanah Bengkulu!-net: foto-

PAGARALAMPOS.COM - Di tengah kota Bengkulu yang tenang dan bersahaja, berdiri megah sebuah bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu peradaban kolonial di pantai barat Sumatra: Benteng Marlborough.

Benteng ini bukan hanya peninggalan kolonial biasa, melainkan simbol kehadiran Inggris di wilayah Indonesia selama lebih dari satu abad sebelum akhirnya diserahkan kepada Belanda.

Benteng Marlborough adalah salah satu benteng peninggalan Inggris terbesar di Asia Tenggara.

Arsitekturnya yang kokoh, letaknya yang strategis, dan sejarah panjang di balik pembangunannya menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi wisata sejarah terpenting di Indonesia.

BACA JUGA:Sejarah Gunung Mahawu: Keindahan Alam dan Jejak Vulkanik Minahasa!

Latar Belakang Pembangunan

Benteng Marlborough dibangun oleh East India Company (EIC), kongsi dagang Inggris yang aktif menjelajahi Asia sejak abad ke-17.

Pada tahun 1685, Inggris menetap di Bengkulu setelah gagal merebut pengaruh di Banten akibat perlawanan dari Belanda. Bengkulu dipilih karena wilayah ini kaya akan lada, komoditas berharga pada masa itu.

Namun, kondisi keamanan di Bengkulu sering kali tidak stabil.

Serangan dari masyarakat lokal, perompak, dan kekuatan lain membuat Inggris memutuskan untuk membangun benteng yang lebih kuat dan tahan terhadap berbagai ancaman.

BACA JUGA:Sejarah Monumen Emmy Saelan: Mengenang Keberanian Sang Pejuang Wanita!

Maka, pada tahun 1714, Gubernur Joseph Collett memulai pembangunan Benteng Marlborough.

Arsitektur dan Struktur Benteng

Benteng Marlborough dibangun antara tahun 1714 hingga 1719 di atas bukit kecil yang menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait