Pemkot PGA

Menelusuri Sejarah Monumen Jembatan Ampera: Ikon Kebanggaan Kota Palembang!

Menelusuri Sejarah Monumen Jembatan Ampera: Ikon Kebanggaan Kota Palembang!

Menelusuri Sejarah Monumen Jembatan Ampera: Ikon Kebanggaan Kota Palembang!-net: foto-

PAGARALAMPOS.COM - Jembatan Ampera merupakan salah satu monumen paling ikonik di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Jembatan yang melintasi Sungai Musi ini bukan hanya sekadar infrastruktur transportasi, tetapi juga simbol sejarah, perjuangan, dan kebanggaan masyarakat Palembang.

Dibangun pada pertengahan abad ke-20, Jembatan Ampera telah menjadi saksi bisu perkembangan kota dan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di sekitarnya.

Artikel ini akan membahas sejarah pembangunan Jembatan Ampera, makna di baliknya, serta peranannya dalam kehidupan masyarakat Palembang.

BACA JUGA:Sejarah Tugu Belido Palembang: Simbol Budaya dan Identitas Kota Pempek!

BACA JUGA:Gunung Salak Punya 7 Puncak, Salah Satunya Keramat! Banyak Pendaki Hilang Tanpa Jejak, Kenapa?

Latar Belakang dan Proses Pembangunan

Usulan pembangunan jembatan ini pertama kali muncul pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.

Pembangunan jembatan ini memakan waktu sekitar lima tahun dan akhirnya diresmikan pada tanggal 30 September 1965.

Pada awalnya, jembatan ini diberi nama "Jembatan Bung Karno" sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden Soekarno yang berperan besar dalam mewujudkan pembangunannya.

BACA JUGA:Sejarah Legenda Putri Mandalika: Kisah Pengorbanan dan Kebijaksanaan!

BACA JUGA:Sejarah Suku Rote: Peradaban, Budaya, dan Kearifan Lokal di Ujung Selatan Indonesia!

Namun, setelah terjadi perubahan politik pada tahun 1966, nama jembatan ini diganti menjadi "Jembatan Ampera" yang merupakan singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat, sesuai dengan semangat perjuangan rakyat Indonesia pada masa itu.

Desain dan Struktur Jembatan Ampera

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait