Memahami Lebih Dalam Museum Purbakala Sangiran: Jejak Manusia Purba di Nusantara!
Memahami Lebih Dalam Museum Purbakala Sangiran: Jejak Manusia Purba di Nusantara!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Indonesia memiliki banyak situs bersejarah yang menyimpan bukti kehidupan manusia purba, salah satunya adalah Museum Purbakala Sangiran.
Museum ini terletak di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dan merupakan bagian dari Situs Sangiran, yang dikenal sebagai salah satu situs manusia purba terpenting di dunia.
Museum tersebut telah menjadi saksi perjalanan panjang evolusi manusia memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana kehidupan manusia purba di Nusantara saat itu.
Sejarah Penemuan Situs Sangiran
BACA JUGA:Menelusuri Jejak Sejarah Museum MACAN: Membangun Jembatan Seni Modern dan Kontemporer di Indonesia!
Pada tahun 1891, seorang ilmuwan asal Belanda bernama Eugène Dubois menemukan fosil manusia purba pertama di wilayah Trinil, Jawa Timur.
Pada tahun 1934, seorang arkeolog Jerman, Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald, mulai melakukan penelitian intensif di Sangiran.
Ia menemukan berbagai fosil manusia purba, termasuk spesies Homo erectus, yang merupakan nenek moyang manusia modern.
Sejak itu, Sangiran menjadi salah satu situs arkeologi paling penting di dunia karena memiliki koleksi fosil yang sangat kaya.
BACA JUGA:Sejarah Penemuan Seni Gua Tertua di Sangkulirang: Jejak Kreativitas Manusia Purba!
Pendirian Museum Purbakala Sangiran
Museum ini diresmikan pada tahun 1980 dan terus mengalami perkembangan hingga saat ini.
Pada tahun 1996, UNESCO menetapkan Situs Sangiran sebagai Warisan Dunia, karena memiliki nilai ilmiah yang luar biasa dalam memahami evolusi manusia.
Pengakuan ini semakin memperkuat posisi Sangiran sebagai pusat penelitian manusia purba yang penting secara global.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
