Sejarah Pulau Siladen: Dari Jejak Kapal Karam hingga Destinasi Bahari Terkemuka di Sulawesi Utara!
Sejarah Pulau Siladen: Dari Jejak Kapal Karam hingga Destinasi Bahari Terkemuka di Sulawesi Utara!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Indonesia memiliki ribuan pulau dengan keunikan masing-masing, dan salah satu permata tersembunyi di utara Sulawesi adalah pulau Siladen.
Pulau kecil ini berada di kawasan Taman Nasional Bunaken, tepatnya di sebelah timur laut Kota Manado.
Dengan luas sekitar 31 hektare, Pulau Siladen dikenal akan pantainya yang berpasir putih, perairan lautnya yang bening, serta keindahan bawah laut yang luar biasa.
Namun, di balik pesona alamnya, Siladen juga menyimpan kisah sejarah dan legenda menarik yang jarang diketahui.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Suku Sumbawa: Asal Usul dan Perkembangan Budaya!
Asal Usul Nama Pulau Siladen
Sejarah Pulau Siladen tidak dapat dilepaskan dari cerita rakyat setempat yang diwariskan secara turun-temurun.
Nama "Siladen" diyakini berasal dari kata dalam bahasa Sangihe, sebuah wilayah kepulauan yang terletak di utara Sulawesi.
Menurut cerita yang populer di kalangan masyarakat Minahasa dan Sangihe, konon sebuah kapal milik nelayan dari Kepulauan Sangihe karam di sekitar perairan tempat pulau ini berada sekarang.
BACA JUGA:Menjelajahi Suku Sumawa di Provinsi Nusa Tenggara Barat!
Para awak kapal pun berenang menuju sebuah daratan kecil yang kemudian menjadi tempat mereka tinggal.
Dalam bahasa lokal, kata "Siladen" berarti “tempat yang dikandaskan” atau bisa juga diartikan sebagai "tempat berhenti". Nama ini merujuk pada kejadian kapal karam tersebut.
Sejak saat itu, pulau ini disebut sebagai Siladen, dan menjadi saksi sejarah percampuran budaya antara pendatang Sangihe dengan masyarakat lokal Sulawesi Utara.
Permukiman Awal dan Kehidupan Tradisional
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
