Monumen Ikada di Taman Monas: Saksi Rapat Raksasa 19 September 1945 yang Menggugah Bangsa!
Monumen Ikada di Taman Monas: Saksi Rapat Raksasa 19 September 1945 yang Menggugah Bangsa!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Di jantung Kota Jakarta, berdiri Monumen Nasional (Monas) yang menjadi simbol perjuangan bangsa Indonesia.
Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa di dalam kompleks Taman Monas terdapat sebuah situs bersejarah yang menyimpan momen penting dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia: Monumen Ikada.
Nama "Ikada" merupakan singkatan dari "Ikatan Atletik Djakarta", namun lebih dari sekadar nama organisasi, lapangan ini menjadi tempat berkumpulnya semangat nasionalisme yang membara.
Awal Mula Lapangan Ikada
BACA JUGA:Warisan Budaya di Tengah Kota: Menyelami Sejarah dan Nilai Sakral Desa Adat Dalung
Pada masa penjajahan Belanda, kawasan yang kini menjadi Taman Monas dikenal sebagai Lapangan Gambir.
Di awal abad ke-20, lapangan ini digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga, pertunjukan, hingga tempat latihan militer.
Setelah Indonesia merdeka, nama lapangan ini diubah menjadi Lapangan Ikada, seiring dengan berkembangnya semangat nasionalisme dan semangat persatuan rakyat Indonesia.
Ikatan Atletik Djakarta (IKADA) adalah organisasi olahraga yang aktif di kawasan tersebut.
BACA JUGA:Mengenal Suku Berco Sumbawa: Komunitas Kecil yang Tetap Menjaga Kearifan Tradisi Leluhur
Namun, seiring waktu, lapangan ini tidak hanya menjadi pusat kegiatan atletik, tetapi juga simbol kebangkitan bangsa Indonesia. Hal itu berpuncak pada peristiwa penting yang terjadi pada 19 September 1945.
Peristiwa Rapat Raksasa Ikada
Tiga hari setelah tentara Sekutu mendarat di Tanjung Priok pada 16 September 1945, situasi politik Indonesia semakin memanas.
Banyak pihak yang meragukan kekuatan pemerintah Republik Indonesia yang baru saja diproklamasikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
