Pemkot PGA

Sejarah Museum Lampung: Menyusuri Jejak Budaya dan Peradaban Sai Bumi Ruwa Jurai!

Sejarah Museum Lampung: Menyusuri Jejak Budaya dan Peradaban Sai Bumi Ruwa Jurai!

Sejarah Museum Lampung: Menyusuri Jejak Budaya dan Peradaban Sai Bumi Ruwa Jurai!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Museum Lampung “Ruwa Jurai” adalah salah satu simbol penting pelestarian sejarah dan budaya di Provinsi Lampung.

Terletak di Jl. ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, museum ini berdiri sebagai saksi bisu perjalanan panjang masyarakat Lampung dari masa ke masa.

Tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, museum ini juga menjadi jendela bagi generasi muda untuk memahami jati diri dan warisan leluhur.

Awal Mula Berdirinya Museum Lampung

BACA JUGA:Menelusuri Jejak Sejarah dan Keindahan Mistis Air Terjun Benang Kelambu di Lombok!

Gagasan pendirian Museum Lampung mulai dirintis sejak tahun 1975 oleh Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Tujuan utama pendiriannya adalah untuk mengumpulkan, menyimpan, dan memamerkan benda-benda bersejarah yang mencerminkan kekayaan budaya Lampung.

Setelah melewati proses perencanaan dan pembangunan yang cukup panjang, museum ini akhirnya diresmikan pada tanggal 24 September 1988 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Prof. Dr. Fuad Hasan.

Nama “Ruwa Jurai” sendiri diambil dari filosofi masyarakat Lampung yang terdiri dari dua kelompok adat besar, yakni Saibatin dan Pepadun.

BACA JUGA:Sejarah dan Misteri Gunung Lewotobi: Kisah Cinta Terlarang, Ritual Gaib, dan Murka Alam di Flores Timur!

Kedua kelompok ini memiliki nilai-nilai budaya dan struktur sosial yang berbeda, namun tetap hidup berdampingan secara harmonis.

Filosofi ini tercermin dalam desain dan koleksi museum yang berusaha merangkul keragaman warisan budaya Lampung.

Koleksi dan Isi Museum

Museum Lampung memiliki ribuan koleksi benda bersejarah yang diklasifikasikan ke dalam berbagai kategori, antara lain arkeologi, etnografi, numismatik, filologi, dan seni rupa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait