Sejarah Pantai Gemah Tulungagung: Dari Pesona Alam Tersembunyi hingga Destinasi Wisata Populer!
Sejarah Pantai Gemah Tulungagung: Dari Pesona Alam Tersembunyi hingga Destinasi Wisata Populer!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Tulungagung, sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang dikenal dengan industri marmernya, ternyata juga menyimpan potensi wisata alam yang memesona.
Salah satu destinasi yang kini semakin populer adalah Pantai Gemah.
Berlokasi di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, pantai ini mulai menarik perhatian wisatawan sejak beberapa tahun terakhir.
Namun, siapa sangka, di balik pasir cokelat keemasannya dan deburan ombak yang tenang, Pantai Gemah menyimpan kisah sejarah dan transformasi yang menarik untuk ditelusuri.
BACA JUGA:Mengungkap Kisah Sejarah Metro Manila: Dari Kerajaan Kuno Hingga Ibu Kota Modern!
Asal-Usul Nama "Gemah"
Nama “Gemah” bukan sekadar label tanpa makna. Dalam bahasa Jawa, “gemah” memiliki arti “makmur” atau “berkelimpahan”.
Kata ini juga kerap muncul dalam pepatah Jawa terkenal, “Gemah ripah loh jinawi,” yang menggambarkan suatu tempat yang kaya sumber daya dan tenteram.
Nama tersebut seolah menjadi doa dan harapan bagi masyarakat sekitar agar kawasan pantai ini selalu membawa kesejahteraan.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Rantekombola: Jejak Alam dan Legenda di Tanah Toraja!
Namun, menurut cerita masyarakat setempat, ada versi lain tentang asal-usul nama ini. Konon, dulu kawasan ini merupakan tempat berlabuhnya perahu-perahu kecil milik nelayan dan pedagang dari daerah lain.
Karena perairannya tenang dan hasil lautnya melimpah, mereka menyebut tempat ini “gemah” sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang didapat. Seiring waktu, nama itu melekat dan menjadi identitas pantai ini.
Perjalanan dari Tempat Sepi ke Objek Wisata
Pada dekade 1990-an hingga awal 2000-an, Pantai Gemah masih tergolong tersembunyi. Akses jalan yang sempit dan belum memadai membuatnya jarang dijamah wisatawan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
