IHSG Naik Turun! Apa Rahasia di Balik Pergerakannya?

IHSG Naik Turun! Apa Rahasia di Balik Pergerakannya?--
Kebijakan fiskal dan moneter yang diterapkan pemerintah dan Bank Indonesia juga mempengaruhi IHSG.
Misalnya, penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia dapat meningkatkan minat investor terhadap saham karena biaya pinjaman menjadi lebih murah, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kinerja perusahaan.
BACA JUGA:Bisnis Makanan 2025: Siap Untung Besar atau Bangkrut Mendadak?
3. Sentimen Pasar Global
Kondisi ekonomi global, terutama di negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China, dapat berdampak langsung pada IHSG.
Ketegangan geopolitik, inflasi global, serta kebijakan bank sentral AS (Federal Reserve) dalam menaikkan suku bunga sering kali berpengaruh terhadap arus modal masuk dan keluar dari pasar saham Indonesia.
4. Harga Komoditas Dunia
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam seperti batu bara, minyak sawit, dan nikel.
Oleh karena itu, pergerakan harga komoditas dunia sangat berpengaruh terhadap saham-saham sektor pertambangan dan perkebunan, yang merupakan bagian penting dari IHSG.
BACA JUGA:Perbankan Digital & Fintech di 2025: Revolusi Keuangan atau Ancaman Baru?
Jika harga komoditas naik, saham-saham di sektor ini cenderung menguat, sehingga mendorong IHSG ke level yang lebih tinggi.
5. Kinerja Emiten dan Laporan Keuangan
Setiap kuartal, perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis laporan keuangan mereka.
Jika hasilnya positif, saham perusahaan tersebut berpotensi naik dan mendorong IHSG.
Sebaliknya, jika kinerja perusahaan menurun, harga sahamnya bisa jatuh dan berpengaruh terhadap indeks secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: