Gabah Petani Dihargai Rp.6.500, Pj Gubernur : Itu Sesuai HPP

Foto : Elen Setiadi, Pj Gubernur Sumsel.--pagaralampos.com
PAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan akan tetap mengupayakan penyerapan gabah petani sesuai HPP yakni Rp.6.500 untuk semua kualitas.
Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi mengatakan jika rapat tersebut guna memantapkan serta memastikan kebijakan pemerintah yang disampaikan Presiden dapat terealisasi segera secara menyeluruh.
"Jadi kita ingin memperluas dan memperbanyak persiapannya. Kita akan kembali rapat lagi di hari Selasa dengan banyak pihak yang lebih besar," kata Elen, Minggu (9/2/2025).
Menurutnya, saat ini mitra Bulog masih belum cukup untuk menampung jumlah panen. Oleh sebab itu, saat ini perlu dukungan dari semua pihak.
BACA JUGA:Kodam II/Sriwijaya - Bulog Teken MoU Serap Gabah Petani, Wujudkan Swasembada Pangan
BACA JUGA:Pj Gubernur Sumsel : Gabah Petani Diserap Bulog
BACA JUGA:Bulog Tetapkan Harga Gabah dan Beras, Katanya Untuk Sejahterakan Petani
"Untuk itu, masih akan kita bahas detailnya lagi nanti karena masih butuh teknisnya. Yang pertama inventarisasi, termasuk keenam mitra bulog juga akan kita siapkan," ujarnya.
Ia menyampaikan dari laporan saat ini potensi panen Sumsel perhari bisa mencapai di atas 10 ribu. Akan tetapi, kebutuhan untuk gudang dryer masih di bawah itu.
"Untuk dukungan lainnya maka dari itu kita undang juga dari Kodam, Kejati, Polda, Bulog dan sebagainya. Kita tadi sudah membicarakan mekanismenya," imbuhnya.
Ia menyebut, ada beberapa kabupaten yang memang digadang beberapa waktu kedepan akan panen raya, yaitu di Banyuasin, Muba, OKI, OKU Timur.
BACA JUGA:Bulog Serap Gabah Petani Seharga Rp6.500/kg, Pabrik Dikenakan Sanksi Tak Patuhi Harga
BACA JUGA:Kenaikan Harga Gabah dan Beras, Ini Dampak dan Tindakan Pemerintah!
"Jadi kita fokus ke empat daerah itu dulu. Untuk mekanismenya ada dua cara yang kita pastikan, yaitu apakah nanti Bulog melalui mitra yang langsung menyetor di petani, atau nanti petani yang menyetorkan hasilnya ke tempat yang di tentukan oleh Bulog," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: