Siapa yang Takut dengan Halloween? Inilah Sejarahnya yang Mengejutkan!

Siapa yang Takut dengan Halloween? Inilah Sejarahnya yang Mengejutkan!--
Pada abad ke-8, Paus Gregorius III menetapkan tanggal 1 November sebagai Hari Semua Orang Kudus (All Saints' Day) untuk menghormati para santo dan martir.
Malam sebelumnya, yang dikenal sebagai All Hallows' Eve, kemudian menjadi Halloween.
BACA JUGA:Bagaimana Kerajaan Buleleng Mengukir Sejarah? Simak Kisah Kejayaannya!
Meskipun sudah diadopsi dalam konteks Kristen, banyak tradisi pagan dari Samhain tetap bertahan, seperti mengenakan kostum dan menyalakan lilin untuk menghormati mereka yang telah meninggal.
Tradisi Halloween Modern
Halloween seperti yang kita kenal sekarang mulai berkembang di Amerika Serikat pada abad ke-19, berkat para imigran Irlandia dan Skotlandia yang membawa tradisi mereka.
Salah satu tradisi yang populer adalah trick-or-treat, yang awalnya berasal dari kebiasaan meminta makanan atau hadiah sebagai ganti doa untuk jiwa orang yang telah meninggal.
Selain itu, labu yang diukir menjadi lentera bercahaya, atau Jack-o’-lantern, juga merupakan tradisi khas Halloween.
BACA JUGA:Sejarah Kolonial Indonesia: Keuntungan Besar dan Penderitaan Rakyat
Awalnya, masyarakat Celtic menggunakan lobak atau bit untuk membuat lentera ini, tetapi para imigran di Amerika mulai menggunakan labu karena lebih mudah didapat.
Perayaan yang Mendunia
Halloween terus berkembang menjadi festival komersial yang besar, dengan berbagai elemen budaya pop, seperti kostum bertema film, pesta meriah, dan dekorasi rumah yang spektakuler.
Di Amerika Serikat, Halloween menjadi industri bernilai miliaran dolar setiap tahunnya, dengan banyak orang yang menghabiskan uang untuk permen, kostum, dan dekorasi.
Di luar dunia Barat, Halloween juga mulai populer di negara-negara Asia seperti Jepang dan Korea Selatan, meski dengan sentuhan budaya lokal.
BACA JUGA:Ingin Tahu Sejarah Perjuangan Letkol Moch Sroedji? Yuk, Simak Kisahnya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: