Pemkot PGA

MERINDING!! Ternyata Begini Misteri Tragedi Toko Merah, Benarkah Ada Arwah Gentayangan?

MERINDING!! Ternyata Begini Misteri Tragedi Toko Merah, Benarkah Ada Arwah Gentayangan?

MERINDING!! Ternyata Begini Misteri Tragedi Toko Merah, Benarkah Ada Arwah Gentayangan?--

PAGARALAMPOS.COM - Toko Merah, sebuah bangunan ikonik di kawasan Kota Tua Jakarta, memancarkan pesona sejarah yang memikat dan nuansa mistis yang mengundang rasa ingin tahu.

Berdiri megah di Jalan Kali Besar Barat, bangunan ini dibangun pada tahun 1730 oleh Gustaaf Willem van Imhoff, yang kemudian menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Nama "Toko Merah" diambil dari warna fasadnya yang khas, mencolok di antara bangunan-bangunan lain di kawasan itu.

Di balik keindahannya, Toko Merah menyimpan cerita-cerita kelam yang memadukan sejarah tragis dan kepercayaan mistis.

BACA JUGA:Sejarah yang Menakjubkan! Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Kerajaan Islam di Indonesia?

Sejarah Kelam Toko Merah

Sebagai saksi bisu kolonialisme Belanda, Toko Merah menyimpan jejak tragedi yang mencengangkan.

Salah satu peristiwa paling kelam yang dikaitkan dengan bangunan ini adalah pembantaian etnis Tionghoa pada tahun 1740, yang dikenal sebagai Tragedi Angke.

Dalam peristiwa ini, ribuan warga Tionghoa dibantai oleh pasukan VOC karena ketegangan politik dan ekonomi.

Beberapa saksi sejarah menyebutkan bahwa bangunan ini dijadikan tempat penyiksaan dan eksekusi sebelum para korban dibuang ke Kali Besar.

BACA JUGA:Menggali Sejarah Sriwijaya di Bukit Siguntang, Ternyata Begini KIsahnya!

Selain itu, Toko Merah juga pernah menjadi tempat tinggal pejabat tinggi Belanda.

Bangunan ini mencerminkan kemewahan masa lampau dengan gaya arsitektur Eropa yang kuat.

Namun, jejak-jejak penjajahan dan kekerasan yang melekat pada sejarahnya menjadi sumber berbagai kisah menyeramkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait