Menyelidiki Sumber Kekayaan Legendaris Nabi Sulaiman: Temuan Terbaru di Israel yang Mengungkap Fakta Mengejutk

Menyelidiki Sumber Kekayaan Legendaris Nabi Sulaiman: Temuan Terbaru di Israel yang Mengungkap Fakta Mengejutk

Menyelidiki Sumber Kekayaan Legendaris Nabi Sulaiman: Temuan Terbaru di Israel yang Mengungkap Fakta Mengejutk-Foto: net-

PAGARALAMPOS.COM - Misteri seputar harta karun Nabi Sulaiman terus menarik perhatian.

Baru-baru ini, sebuah studi arkeologi mengungkap penemuan yang dianggap sebagai sumber kekayaan legendaris dari raja terkenal ini.

Nabi Sulaiman, yang juga dikenal sebagai Salomo dalam tradisi Ibrani, adalah putra dari Nabi Daud dan memerintah sebagai raja Israel dari sekitar tahun 965 hingga 925 SM. Dalam Alkitab dan Alquran, ia digambarkan sebagai sosok yang bijaksana dan sangat kaya.

Selain dikenal karena kepemimpinan dan kebijaksanaannya, Nabi Sulaiman juga dikaitkan dengan pembangunan Baitul Maqdis, yang merujuk pada Masjid Al-Aqsha atau kota Yerusalem.

Penelitian arkeologi terbaru yang dilakukan di Lembah Timna, Israel, mengungkap bahwa sumber kekayaan Nabi Sulaiman mungkin bukanlah emas, seperti yang sering diperkirakan, melainkan bijih tembaga.

Penggalian yang dimulai pada tahun 1964 telah menemukan jaringan terowongan yang diyakini digunakan untuk menambang tembaga di zaman kuno.

Situs ini dikenal dengan nama Tambang Raja Sulaiman di Timna Park, Gurun Negev, Israel Selatan.

Profesor Erez Ben-Yosef dari Universitas Tel Aviv menjelaskan bahwa produksi tembaga di lokasi ini sangat berkembang pada masa pemerintahan Nabi Sulaiman.

Temuan di lokasi tersebut menunjukkan adanya aktivitas produksi tembaga secara besar-besaran, yang merupakan logam berharga pada masa itu.

Tembaga, pada masa lalu, memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi.

Dr. Mohammad Najjar dari Friends of Archaeology of Jordan menyebutkan bahwa tembaga pada waktu itu setara dengan minyak bumi saat ini, menjadi sumber daya yang sangat penting dan menguntungkan.

Proses produksi tembaga melibatkan pemanasan bijih hingga mencapai suhu 1.000 derajat Celsius, yang memerlukan teknik peleburan canggih dan usaha keras.

Temuan ini menyoroti pentingnya tembaga dalam sejarah manusia, terutama sebagai bahan baku untuk alat dan senjata yang mengubah peradaban pada masa lalu.

BACA JUGA:Cerita Mistis Pagat Batu Benawa: Eksplorasi Wisata dan Sejarah Raden Pengantin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: