Kontroversi Menghantui Vietnam U-23, Hoang Anh Tuan Pasrah Setelah Tersingkir

Kontroversi Menghantui Vietnam U-23, Hoang Anh Tuan Pasrah Setelah Tersingkir

Kontroversi Menghantui Vietnam U-23, Hoang Anh Tuan Pasrah Setelah Tersingkir--

PAGARALAMPOS.COM - Pelatih timnas Vietnam U-23, Hoang Anh Tuan, mengekspresikan rasa pasrahnya setelah timnya tersingkir dari Piala Asia U-23 2024 secara kontroversial.

Meskipun Vietnam kalah 0-1 dari Irak di perempat final, Tuan mengaku puas dengan penampilan timnya.

Namun, kekecewaan terasa karena kekalahan datang melalui gol penalti yang kontroversial yang dicetak oleh Ali Jasim pada menit ke-64.

"Tersingkir di perempat final adalah akhir dari perjalanan Vietnam di Piala Asia U-23 2024," ucap Hoang Anh Tuan dalam pernyataannya.

BACA JUGA:Liku Endikat Kembali Longsor. Lalin Lumpuh Total

Meskipun kekecewaan ada, Tuan menegaskan kepuasannya dengan penampilan timnya.

Dia menyatakan, "Saya sangat puas dengan apa yang ditunjukkan tim. Sayang sekali pertandingan ini ditentukan melalui penalti. Tapi itulah sepak bola."

Keputusan penalti yang kontroversial itu dipicu oleh pelanggaran kiper Vietnam, Quan Van Chuan, terhadap Nihad Muhammad Owaid.

Awalnya, wasit tidak memberikan penalti, tetapi setelah melihat VAR, keputusannya berubah.

BACA JUGA:Viral, Goa Lawa Disulap Menjadi Tempat Rapat dan Pertunjukan Mode

Hoang Anh Tuan enggan berkomentar lebih lanjut tentang keputusan wasit tersebut, menyatakan bahwa itu tidak akan mengubah apa pun.

"Saya tidak mau membahas penalti setelah pertandingan," katanya dengan tegas.

Hoang Anh Tuan juga menyoroti peran VAR dalam turnamen tersebut, mengamati bahwa banyak tim, termasuk Vietnam, terpengaruh oleh keputusan-keputusan VAR.

Meskipun demikian, dia tidak menyalahkan VAR secara langsung, tetapi lebih pada ketatnya peraturan turnamen.

BACA JUGA:Kontroversi Foto Alex Bareng Mawardi Yahya di Rutan Pakjo Palembang, Perlakuan Khusus atau Privasi Biasa?

Namun, dalam mengomentari kartu merah yang diterima oleh Nguyen Manh Hung karena melakukan pelanggaran di injury time babak kedua, Tuan menunjukkan simpatinya.

Dia memahami bahwa pemain muda tersebut harus membuat keputusan dalam situasi tertentu tanpa memiliki banyak waktu atau ruang untuk berpikir.

"Dalam situasi tertentu, mereka harus membuat keputusan saat tidak mempunyai waktu atau ruang. Saya tidak mendukung tindakannya, tapi saya bersimpati untuk Manh Hung tentang kartu merah. Lagi pula, dia baru 19 tahun," ujarnya.

Meskipun tersingkir dari Piala Asia U-23 2024, Vietnam U-23 meninggalkan jejak yang membanggakan dengan penampilan mereka, meski diselingi dengan kontroversi dan kekecewaan.

BACA JUGA:Pria Diduga ODGJ Bacok Tetangga, Kejadian Mengerikan di Jalan Mengkudu, Koja Jakarta Utara Ini Bikin Panik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: