Kembali Berkibar: Ford Everest TDCi 2007 dan Kebangkitan Ford di Indonesia

Kembali Berkibar: Ford Everest TDCi 2007 dan Kebangkitan Ford di Indonesia

Kembali Berkibar: Ford Everest TDCi 2007 dan Kebangkitan Ford di Indonesia--

PAGARALAMPOS.COM - Mengingat masa lalu, Ford telah menjadi salah satu pabrikan mobil Amerika Serikat yang telah membangun reputasi yang kuat di Indonesia.

Namun, sayangnya, keberadaannya di tanah air ini tidak berlangsung lama dan hanya bertahan hingga tahun 2014, meskipun saat ini kita dapat menyaksikan kebangkitannya.

Ford, dengan sejumlah produknya yang mumpuni, terutama yang memiliki dimensi besar dan tinggi, telah berhasil mendapatkan tempat di hati konsumen Indonesia.

BACA JUGA:Masih Bingung Cari Mobil Hemat dan Efisien? Toyota Avanza Bisa Diperhitungkan!

Salah satu produk unggulannya adalah SUV legendaris, Ford Everest, yang memiliki daya tarik yang luar biasa.

Perhatian khusus tertuju pada peluncuran New Ford Everest TDCi 2007, sebuah momen yang memperlihatkan semangat baru dari Ford di Indonesia.

SUV ini memiliki posisi yang gagah dan berkelas, dirancang sesuai untuk keluarga petualang yang mencari pengalaman luar biasa.

BACA JUGA:Teknologi Mesin Inovatif, KIA Picanto 2024 Ternyata Segini Irit BBMnya, Yuk Dintip Performanya

Keunggulan Ford Everest terletak pada desain interior yang memadai, dengan setiap bangku dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pengendara dan penumpangnya.

Sistem pendinginan kabin yang merata menjadi nilai tambah bagi para penumpang, meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Yang menarik, pada saat pabrikan lain masih ragu-ragu dengan teknologi common rail, Ford Motor Indonesia dengan bangga mengklaim bahwa mereka telah menguji kendaraan ini menggunakan solar biasa atau yang sering disebut sebagai solar busuk.

BACA JUGA:Mengapa Suzuki Brezza 2024 adalah Pilihan Terbaik dengan Harga yang Terjangkau? Ini Alasannya!

Everest hadir dengan mesin DuraTORO common rail yang dilengkapi dengan Variable Geometry Turbo, menghasilkan peningkatan daya sebesar 30 dk menjadi 142 dk/3.500 rpm dan torsi 44 Nm menjadi 330 Nm/1.800 rpm.

Sistem suspensi belakang per daun dan suspensi depan double wishbone dengan batang torsi memberikan stabilitas yang luar biasa, khususnya saat menikung dengan kecepatan tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: