13 Assassins (2010), Sajian Sinema Keren Bertema ‘Edo Period’ yang Apik dan Epik (04)

13 Assassins (2010), Sajian Sinema Keren Bertema ‘Edo Period’ yang Apik dan Epik (04)

Sajian Sinema Keren Bertema ‘Edo Period’ yang Apik dan Epik--google.com

PAGARALAMPOS.COM – Nakazawa sebelumnya pernah bekerja dengan sutradara Takashi Miike.

Di film ‘The Bird People in China’ dan ‘Andromedia’ (keduanya pada tahun 1998).

Kemudian di film ‘Yakuza Demon’ (2003), dan ‘Sukiyaki Western Django’ (2007). 

BACA JUGA:Bikin Nagih Kalo Pakai 4 Ban Ini, Ternyata Ada Fungsi Menariknya!

Pada awal produksi, Thomas mengatakan dia senang bisa bekerja lagi dengan ‘pembuat film Jepang yang luar biasa seperti Toshiaki Nakazawa dan Takashi Miike, yang karyanya menunjukkan dirinya sebagai salahsatu pembuat film paling sukses dan inovatif yang datang dari Jepang’. 

BACA JUGA:Kediri Dholo KOM Challenge 2023 Jadi Penentu Juara East Java Trilogy

Nakazawa menjawab bahwa dia ingin Thomas “memakai pedang juga, dan dengan satu pembunuh lagi.

Bersama-sama kita akan mengirimkan empatbelas pembunuh ke sana".

Mike juga memaparkan tentang pendekatannya dalam mengarahkan film tersebut. 

BACA JUGA:Pernikahan Aneh Suku Indonesia Ini Bikin Geleng Kelapa, Kok Bisa?

“Saya merasa kami semua yang mengerjakan pembuatan ulang ‘13 Assassins’ harus menghormati sutradara aslinya, Eiichi Kudo, dan semua orang yang menciptakan aslinya.

Penting untuk menghindari melakukan apa yang kebanyakan chanbara modern lakukan, yaitu menyisipkan kisah cinta, atau memasukkan pola pikir modern,” paparnya. 

BACA JUGA:HP Samsung A05: Review Lengkap dan Keunggulannya

Selama bertahun-tahun, orang-orang telah membuat ulang film Kurosawa, tetapi selalu gagal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: