Dinobatkan Sebagai Desa Terbersih di Dunia, Begini Pesona Keindahan dan Fakta Menarik Wisata Budaya di Bali!

Dinobatkan Sebagai Desa Terbersih di Dunia, Begini Pesona Keindahan dan Fakta Menarik Wisata Budaya di Bali!

Dinobatkan Sebagai Desa Terbersih di Dunia, Begini Pesona Keindahan dan Fakta Menarik Wisata Budaya di Bali! --Net

PAGARALAMPOS.COM - Bali, pulau surga yang dikenal di seluruh dunia karena keindahan alamnya, telah menyimpan sebuah harta tersembunyi yang tak hanya menawan, tetapi juga mempesona dengan tingkat kebersihan yang luar biasa. 

Desa Penglipuran, yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Desa Terbersih di Dunia, adalah salah satu permata tersembunyi di Bali yang harus Anda jelajahi. 

Di balik ciri khas alam tropisnya, pulau ini juga menyimpan kekayaan budaya yang tak ternilai harganya. 

Dalam artikel ini, mari kita telusuri pesona keindahan dan fakta-fakta menarik dari wisata budaya di Bali, sambil merenungi bagaimana sebuah desa kecil di pulau ini berhasil mempertahankan kebersihan dan keindahannya sepanjang waktu.

BACA JUGA:Sedarah, Pertahankan Keturunan dan Populasi Saudara Kandung Sendiri di 'Lahap' Juga, Tradisi Suku Polahi

1. Dinobatkan sebagai Desa Terbersih di Dunia 

Desa Penglipuran merupakan desa terbersih ketiga di dunia menurut Green Destinations Foundation, setelah Desa Mawlynnong di India dan Giethoorn di Belanda. 

Jadi, sampah berserakan, bising kemacetan, dan polusi udara mustahil ditemukan di desa ini. Demi menjaga kebersihan, masyarakat setempat menyediakan tempat sampah di desa. Bahkan, setiap 30 meter terdapat tempat sampah. 

Selain itu, pihak desa juga menerapkan sejumlah aturan adat ketat. 

Salah satunya, larangan menggunakan kendaraan bermotor agar kualitas udara tetap bersih. Wisatawan yang hendak berkeliling Desa Penglipuran mau tak mau harus berjalan kaki atau bersepeda. 

BACA JUGA:Pejuang yang Tak Pernah Pulang, Pahlawan yang Jasadnya Tetap Hilang

Meski begitu, kamu sepertinya tidak akan lelah, apalagi bosan. Pasalnya, saat memasuki desa, deretan tanaman hijau dan bunga warna-warni, seperti bugenvil, kembang sepatu, mawar, dan kamboja akan menyambutmu. 

Semakin masuk ke dalam, pemandangan desa terlihat semakin memanjakan mata.Udara pun terasa kian sejuk. 

Kalaupun lelah di perjalanan, kamu bisa singgah di warung makan yang ada di dalam desa atau bersantai sejenak di banjar adat di pertengahan permukiman. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: