GBM, Perkembangan Gerakan Bali Merdeka dan Kenapa Itu Hilang, Ada Apa?

GBM, Perkembangan Gerakan Bali Merdeka dan Kenapa Itu Hilang, Ada Apa?

Merah Putih, Republik Indonesia!-Foto: Ist/Pagaralam Pos-net

PAGARALAMPOS.COM - GBM, Perkembangan Gerakan Bali Merdeka dan Kenapa Itu Hilang, Ada Apa?

GBM atau Gerakan Bali Merdeka muncul sebagai respons terhadap peristiwa di Lampung dan keinginan akan otonomi khusus di Bali.

Pada tahun 2006, tokoh-tokoh gerakan ini mengancam akan keluar dari NKRI, namun kelompok ini akhirnya menghilang.

Sampai saat ini gerakan Bali merdeka atau GBM ini sudah tidak pernah lagi terdengar di telinga Masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:Jadi Saksi Kemerdekaan Hingga Tragedi Kelam, Inilah Sejarah Gereja Tertua di Sumatera Selatan

Untuk diketuai di Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan beragam budaya dan suku, telah berjuang keras selama 78 tahun untuk mempertahankan kemerdekaannya.

Namun, dalam perjalanan sejarahnya, muncul berbagai kelompok separatis yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.

Meskipun semangat persatuan di dalam Negeri Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat dijunjung tinggi dengan moto "NKRI Harga Mati,".

Kenyataannya terdapat beberapa kelompok yang ingin merusak persatuan bangsa Indonesia seian Gerakan Bali merdeka tersebut. Berikut adalah 9 kelompok tersebut:

BACA JUGA:Nah, Jajaki Wisata Alam Lumajang, Pencinta Keasrian Semesta Wajib Nyamperin Ini

1. Negara Islam Indonesia (NII)

Dibentuk pada tahun 1949, NII menghendaki Indonesia yang baru merdeka menjadi negara dengan syariat Islam daripada ideologi Pancasila.

Meskipun beranggotakan individu dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Aceh, kelompok ini telah berhasil dibubarkan pada tahun 1962 oleh aparat TNI.

2. Republik Maluku Selatan (RMS)

Berdiri pada tahun 1950, RMS bermaksud memisahkan Maluku dari Indonesia untuk membentuk negara sendiri.

Meskipun berhasil dibubarkan pada tahun 1963 oleh militer Indonesia, beberapa tindakan dan upaya separatis masih terlihat hingga saat ini.

BACA JUGA:Sedarah, Perkawaninan Incest yang Dipraktekkan Suku Polahi Jadi Ciri Khas Masyarakat Pedalaman Gorontalo Ini

3. Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Kelompok ini dibentuk pada tahun 1963 oleh sekelompok orang Papua yang ingin memisahkan Provinsi Papua dan Papua Barat dari Indonesia.

Mereka menuntut negara sendiri dengan pemimpin dan bendera khas mereka.

Meski berulang kali melakukan tindakan pengibaran bendera bintang kejora dan kegiatan meresahkan, pemerintah Indonesia terus berupaya membubarkan kelompok ini.

4. Gerakan Aceh Merdeka (GAM)

Lahir pada tahun 1976, GAM bertujuan memisahkan Provinsi Aceh dari Indonesia.

Setelah beberapa tahun beroperasi dengan kekerasan, kelompok ini berhasil mencapai kesepakatan damai pada tahun 2005 melalui nota kesepakatan yang disaksikan oleh negara ASEAN dan beberapa negara Uni Eropa.

BACA JUGA:Rejeki Nomplok! Perumput Beruntung Temukan Jejak Istana Dalam Hutan Jati Lamongan, Ternyata Kerajaan Kahuripan

5. Riau Merdeka

Muncul pada tahun 1999 sebagai protes terhadap masalah pembagian hasil minyak, kelompok ini ingin memisahkan Riau dari Indonesia.

Namun, kelompok ini tidak lagi terdengar seiring dengan kemajuan industri minyak di Riau.

6. Sulawesi Merdeka

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: