Maut Datang Kapan dan di Mana Saja, Waspadalah! (03)

Maut Datang Kapan dan di Mana Saja, Waspadalah! (03)

Apa yang Terjadi pada 22 Juli 2011 di Norwegia? Maut Datang Kapan dan di Mana Saja. Waspadalah!--google.com

PAGARALAMPOS.COM – Dilansir dari The Wrap, sang sutradara, Greengrass tidak berfokus pada saat kejadian berlangsung, namun lebih kepada keadaan menyakitkan yang tersisa setelah kejadian berdarah tersebut. 

Greengrass menceritakan proses pembuatan film kepada The Wrap dalam salahsatu laporannya. 

BACA JUGA:Tak Disangka 7 Suku Indonesia Ini Penghasil Wanita Cantik! Ini Dia Nama Sukunya

Awalnya, ia membaca kesaksian pengadilan Breivik. "Dia berbicara tentang bagaimana elit telah mengkhianati kita, demokrasi adalah palsu. 

Kita dipaksa untuk menerima multikulturalisme yang melawan keinginan kita, nasionalisme sedang terkikis, dan sebagainya," kata sutradara Inggris, yang juga menggarap film ‘Kapten Phillips’ dan ‘United 93’. 

BACA JUGA:Meski Dilakukan Bikin Melayang-layang, malam Pertama pada Tradisi Suku ini Bikin Geleng-geleng Kepala!

Saat membaca kesaksian pengadilan tersebut, Greengrass mengatakan bahwa ketika Breivik bangkit dan mengartikulasikan pandangan-pandangan itu pada tahun 2011. Mereka dianggap berada di pinggiran wacana politik. 

"Saat ini tidak ada politikus populis sayap kanan yang punya masalah dengan pandangan-pandangan itu. 

BACA JUGA:Cerdaskan Anak Bangsa, Iptu Ramsi Bagikan Buku Bacaan ‘Polri Peduli Literasi’

Tentu saja, dan penting untuk mengatakan ini, mereka tidak akan mendukung metodenya. Dan itu artinya tiak ada masalah. 

Hal yang menakutkan adalah bahwa pandangan dunia ini berada di pusat politik di negara anda, di negara saya dan di seluruh Eropa,” ujar Greengrass. 

BACA JUGA:Indonesia Mesti Berbangga Karena Peninggalan Kunonya Masuk Warisan Dunia dan Menggemparkan!

Hal tersebut menandakan bahwa ada semacam ‘badai’ yang mengancam demokrasi yang berhembus dari Barat. 

Itu terjadi karena jutaan orang di seluruh Barat khawatir tentang pekerjaan mereka. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: