Miliki 470 pulau, Ini Suku yang Menghuni Pulau Bangka

Miliki 470 pulau, Ini Suku yang Menghuni Pulau Bangka

Suku Sekak--

BACA JUGA:Serial Castle Rock, Horor Dalam Film Ini Terasa Kelam dan Penuh Adegan Mengejutkan (02)

Sehingga Suku Ameng Sewang hanya membangun gubuk kecil di pesisir atau mendiami sampan-sampan di daerah pantai.   

Masyarakat suku Ameng Sewang ini beragama Islam. Jika sedang tidak memancing, mereka biasanya berkumpul di pinggir pantai sambil merokok bersama seluruh anggota keluarganya, namun mereka tidak mengonsumsi minuman keras.  

2. Suku Lom  

Suku di Bangka Belitung yang kedua adalah Suku Lom.  Suku Lom merupakan salah satu suku tertua yang mendiami Pulau Bangka. 

BACA JUGA:5 Suku Yang Ada Di Bangka Belitung, Nomor 2 Suku Tertua

Suku ini mendiami Desa Mapur di Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka.  

Lom dimaknai sebagai kelompok masyarakat yang belum mengenal agama yang diakui negara. Namun seiring berjalannya waktu, mayoritas penduduk Desa Mapur kemudian memeluk agama yang diakui oleh negara. 

Pada tahun 1973, Suku Lom terpecah menjadi dua bagian yaitu Suku Lom Luar dan Suku Lom Dalam.   Suku Lom Luar adalah Suku Lom yang turun gunung pascaterbukanya lahan baru untuk permukiman.  Sedangkan Suku Lom Dalam adalah Suku Lom yang masih bertahan di dalam hutan, dan enggan untuk bergabung dengan masyarakat umum.   

Suku Lom juga tersebar di Air Abik, Dusun Pejem dan Dusun Tuing Kabupaten Bangka atau di antara Gunung Muda dan Gunung Pelawan. 

BACA JUGA:5 Suku Yang Ada Di Bangka Belitung, Nomor 2 Suku Tertua

Mereka hidup dari dataran tinggi hingga pesisir. 3. Suku Sekak  Suku di Bangka Belitung yang ketiga adalah Suku Sekak.  

Suku Sekak merupakan sub suku orang laut Bangka Belitung yang sudah hidup modern.   Mereka tidak lagi bermata pencaharian sebagai nelayan seperti para leluhurnya, akan tetapi sudah banyak yang berkebun dan bertani. 

Mereka menggarap lahan pemberian pemerintah sejak tahun 1973.  Namun seiring perkembangan zaman, sebagian dari mereka juga ikut menambang bijih timah. 

Hal inilah yang menjadikan Suku Sekak tidak lagi menjadi suku terasing di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: