Selain Raja Ampat, Ini 4 Fakta Papua yang Menarik untuk Diketahui

Selain Raja Ampat, Ini 4 Fakta Papua yang Menarik untuk Diketahui

Selain Raja Ampat, Ini 4 Fakta Papua yang Menarik untuk Diketahui--

PAGARALAMPOS.COM - Seperti yang sudah diketahui, Papua merupakan pulau paling timur di Indonesia.

Pulau ini terkenal kaya akan sumber daya alam seperti mineral, gas, serta minyak.

Tak hanya itu, Papua juga mempunyai Kepulauan Raja Ampat.

Kepulauan ini populer di kalangan para pelancong lokal maupun mancanegara karena keindahan bawah lautnya.

BACA JUGA:Ditengah Konflik Papua, Ini 3 Hal Menarik Dari Bumi Candrawasih

Bahkan menurut beberapa penyelam Raja Ampat adalah salah satu tempat menyelam terbaik di dunia.

Rupanya selain dikenal dengan kekayaan alam dan Raja Ampat, Papua masih memiliki sederet hal yang unik untuk ditelusuri.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut 7 fakta menarik dari Papua.

Satu-satunya daerah bersalju di Indonesia

BACA JUGA:Pemilu Sebagai Sarana Integrasi Bangsa, Estafet Kirab Pemilu 2024 Tiba di Pagar Alam

Di puncak Gunung Jayawijaya terdapat daerah yang bersalju.

Fenomena ini disebabkan oleh ketinggian puncak yang tergolong tinggi yakni hingga 4.884 mdpl.

Ketinggian puncak membuat suhu di sana sangat dingin.

Bahkan setiap ketinggian 100 meter temperatur akan turun 1 derajat.

BACA JUGA:Wajib Diketahui! Ini 4 Suku Terbesar di Indonesia

2. Terdapat 268 bahasa daerah

Alasan banyaknya bahasa daerah di Papua antara lain yaitu adanya kolonialisme, interaksi dengan suku lain di sekitar dan sesama orang Papua, seta kegiatan non-ilmiah lainnya.

Bahasa daerah yang terdapat di Papua antara lain Bahasa Abinomn, Bahasa Asmat, Bahasa Baham, Bahasa Citak, Bahasa Dani, dan Bahasa Mekwei.

3. Gua dengan kedalaman lebih dari 1.000 meter

BACA JUGA:Si Pahit Lidah Sang Pendekar Legendaris Sumatera Selatan!

Gua yang berlokasi di kawasan Pegunungan Lina, Kampung Irameba, Distrik Anggi, Kabupaten Manokwari ini ditemukan oleh tim ekspedisi dari Prancis.

Kedalaman gua tersebut diperkirakan mencapai 2.000 meter.

4. Budaya tato suku Sentani, Moi, dan Waropen

Masyarakat ketiga suku ini sudah mengenal tato sejak masa prasejarah atau sekitar 3.000 tahun yang lalu.

BACA JUGA:Keren! Ternyata Papua Miliki 255 Suku, Salahsatunya Suku Asmat

Budaya tato dibawa oleh orang Austronesia dan Asia yang pindah ke Papua Barat.

Bahan pembuat tato terdiri dari arang hasil pembakaran kayu dicampur dengan getah pohon lalu duri sagu atau tulang ikan dicelup ke dalam campuran tersebut.

Pembuatan tato di ketiga suku ini bertujuan untuk memperindah diri (hiasan tubuh), menunjukkan kejantanan, sebagai simbol kekuasaan, atau status sosial seseorang.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: