Purging vs. Breakout: Mengenali Perbedaan dan Dampaknya pada Kulit

 Purging vs. Breakout: Mengenali Perbedaan dan Dampaknya pada Kulit

Purging vs. Breakout: Mengenali Perbedaan dan Dampaknya pada Kulit-ilustrasi.google-

PAGARALAMPOS.COM - Saat ini, istilah purging dan breakout sudah menjadi hal yang umum dibicarakan dalam dunia kecantikan.

Meskipun begitu, masih banyak orang yang belum sepenuhnya memahami perbedaan antara keduanya. Kedua kondisi ini dapat menimbulkan efek serupa pada kulit, terutama jerawat, sehingga sulit untuk dibedakan.

Purging adalah proses penyesuaian kulit ketika sel-sel kulit mati digantikan oleh sel-sel baru.

Selama proses ini, sumbatan di pori-pori, seperti kotoran dan sebum berlebih, juga dikeluarkan, yang dapat menyebabkan masalah kulit seperti jerawat, beruntusan, dan kulit mengelupas.

BACA JUGA:Tahukah Kamu Dibalik Kehangatannya Ternyata Wedang Jahe Miliki Ragam Manfaat untuk Kesehatan Loh!

BACA JUGA:Inilah Manfaat Baik Untuk Kesehatan Jika Kamu Suka Konsumsi Yogurt

Penting untuk diingat bahwa purging sebenarnya merupakan tanda bahwa produk skincare yang Anda gunakan sedang bekerja dengan baik, meskipun pada awalnya mungkin terasa mengganggu.

Beberapa bahan aktif dalam produk skincare yang dapat menyebabkan purging antara lain retinoid, asam alfa hidroksi (AHA), asam beta hidroksi (BHA), asam glikolat, asam salisilat, asam azaleat, asam laktat, dan vitamin C.

Perbedaan utama antara purging dan breakout adalah penyebabnya.

BACA JUGA:Dibalik Rasa Asamnya! Ternyata Asam Jawa Miliki Sejuta Manfaat untuk Kesehatan Loh!

BACA JUGA:5 Tips Sederhana Jaga Kesehatan Tubuh Saat Liburan

Purging disebabkan oleh produk skincare baru yang mengandung bahan aktif tertentu, sementara breakout dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti stres, over-exfoliating, iritasi kulit, dan pori-pori yang tersumbat.

Gejala purging cenderung lebih ringan daripada breakout, dan biasanya hanya muncul pada area kulit yang biasanya bermasalah atau terpapar produk skincare.

Durasi purging juga lebih singkat, sekitar 6-8 minggu, sementara breakout dapat berlangsung berbulan-bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: