Pemkot PGA

Ditjen SPPR Pacu Akurasi Peta Pertanahan di Awal 2026

Ditjen SPPR Pacu Akurasi Peta Pertanahan di Awal 2026

Ditjen SPPR Pacu Akurasi Peta Pertanahan di Awal 2026-net-

Selain peningkatan kualitas data, Ditjen SPPR juga mendorong percepatan layanan pengukuran tanah melalui penerapan Service Level Agreement (SLA) baru. 

BACA JUGA:Wamen ATR/BPN Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan di Mempawah

Kebijakan ini dirancang agar proses pengukuran dapat diselesaikan secara tepat waktu dan terukur. 

Pada tahun sebelumnya, penerapan SLA telah diuji coba di dua Kantor Pertanahan sebagai proyek percontohan.

Hasil evaluasi menunjukkan dampak positif, sehingga pada tahun 2026 penerapannya diperluas menjadi tujuh Kantor Pertanahan. 

Ke depan, Ditjen SPPR menargetkan sekitar 120 Kantor Pertanahan dengan volume layanan terbesar dapat menerapkan ketentuan ini. 

BACA JUGA:ATR/BPN Mulai Susun Rencana Aksi RUU Administrasi Pertanahan

Melalui Surat Edaran yang disiapkan, pengukuran tanah diharapkan dapat diselesaikan dalam satu hari kerja, atau maksimal tiga hari, sehingga tidak lagi menimbulkan penumpukan permohonan.

Rapat Pimpinan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan. 

Dalam forum tersebut, para pejabat pimpinan tinggi memaparkan capaian kinerja tahun sebelumnya serta target strategis yang akan dicapai sepanjang 2026. 

Kegiatan ini diikuti secara luring dan daring oleh jajaran Kantor Wilayah BPN di seluruh Indonesia, sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan layanan pertanahan yang modern, akurat, dan berkeadilan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: