Rumah Nyaman Tanpa AC: Cara Passive Cooling yang Efektif dan Ramah Energi
Rumah Nyaman Tanpa AC: Cara Passive Cooling yang Efektif dan Ramah Energi-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM - Memasuki awal 2026, sejumlah daerah di Indonesia mulai merasakan gelombang panas yang cukup ekstrem.
Seiring kenaikan biaya listrik dan meningkatnya kesadaran terhadap perubahan iklim, desain rumah kini mulai mengadopsi konsep pendinginan pasif (Passive Cooling). Konsep ini memungkinkan hunian tetap sejuk tanpa harus bergantung pada AC.
Walau bukan hal baru, kombinasi material dan teknologi terbaru pada 2026 membuat efektivitas pendinginan pasif semakin maksimal, menjaga suhu di dalam rumah tetap nyaman meski di luar panas terik.
Apa Itu Passive Cooling?
Passive cooling adalah pendekatan desain yang memanfaatkan elemen alam—seperti angin, sinar matahari, dan material bangunan—untuk menurunkan suhu ruangan secara alami. Strategi ini berfokus mencegah panas masuk dan mengeluarkan panas yang sudah ada di dalam rumah tanpa bantuan alat elektronik.
BACA JUGA:Tampil Lebih Dewasa, Honda Scoopy Stylish 2026 Grey Hadirkan Sentuhan Elegan dan Teknologi Terkini!
Cara Rumah Tetap Sejuk
Beberapa teknik utama yang membuat hunian tetap dingin:
1. Ventilasi Silang (Cross Ventilation) Modern
Bukan sekadar menambahkan banyak jendela, tetapi menempatkan ventilasi berhadapan secara strategis sehingga tercipta aliran udara optimal. Udara panas terdorong keluar sementara angin segar masuk.
2. Pemanfaatan Thermal Mass
Material seperti bata ekspos tebal atau beton khusus mampu menyerap panas saat siang dan melepaskannya perlahan saat malam, menjaga suhu interior tetap stabil.
3. Vegetasi dan Elemen Air
Menanam pohon peneduh di sisi rumah atau menempatkan kolam kecil di jalur angin dapat mendinginkan udara melalui efek evaporatif sebelum masuk ke ruang utama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
