Pemkot PGA

Tetap Jadi Primadona di 2026: Mengapa Desain Japandi Style Masih Mendominasi Tren Rumah Modern?

Tetap Jadi Primadona di 2026: Mengapa Desain Japandi Style Masih Mendominasi Tren Rumah Modern?

Japandi Style-net-kolase

PAGARALAMPOS.COM - Memasuki tahun 2026, dunia desain interior menunjukkan pergeseran ke arah fungsionalitas yang lebih emosional.

Di antara berbagai gaya yang bermunculan, Japandi Style terbukti tetap berdiri kokoh sebagai tren utama.

Perpaduan antara filosofi Wabi-sabi dari Jepang dan Hygge dari Skandinavia ini dianggap sebagai jawaban paling tepat untuk menciptakan rumah yang bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang penyembuhan (healing space).

BACA JUGA:Gaya Japandi Masih Jadi Favorit, Desain Rumah Tenang dan Fungsional Diprediksi Bertahan hingga 2026

Harmoni Dua Dunia: Wabi-sabi dan Hygge

Japandi adalah perkawinan estetika yang sempurna. Dari sisi Jepang, kita mengenal Wabi-sabi, yaitu keindahan dalam ketidaksempurnaan dan kesederhanaan.

Sementara dari Skandinavia, hadir konsep Hygge yang mengutamakan kenyamanan, kehangatan, dan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana.

Di tahun 2026, konsep ini berevolusi dengan penyematan teknologi smart home yang tersembunyi secara rapi (seamless technology), sehingga tidak merusak estetika visual yang bersih.

BACA JUGA:Hunian Tenang Bergaya Japandi: 7 Inspirasi Rumah dengan Teras Mini dan Ketapang Kencana!

Ciri Khas Japandi yang Relevan di Tahun 2026

Ada beberapa alasan teknis mengapa gaya ini tetap diminati:

Penggunaan Material Alami: Kayu berwarna terang (seperti oak atau maple), rotan, bambu, dan linen tetap menjadi material utama.

Di tengah maraknya material sintetis, tekstur alami memberikan sentuhan "membumi" yang sangat dibutuhkan manusia.

Palet Warna Netral dan Muted: Warna beige, abu-abu muda, krem, dan sentuhan warna pastel yang redup mendominasi ruangan. Warna-warna ini terbukti secara psikologis mampu menurunkan tingkat stres penghuninya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait