Gaya Rambut Ikonik Sepanjang Sejarah
Gaya Rambut Ikonik Sepanjang Sejarah--
BACA JUGA:Biar Ga Lepek, Berikut 5 Cara Merawat Rambut saat Musim Hujan
“Bisnis di depan, pesta di belakang” adalah semboyan gaya ini yang lekat dengan penyanyi seperti Billy Ray Cyrus.
Meski kini sering jadi bahan guyonan, mullet tetap diingat sebagai simbol keberanian bereksperimen di masa itu.
Dan seperti roda, mullet bahkan mulai bangkit kembali di kalangan anak muda zaman sekarang.
Tahun 1990-an memperkenalkan kita pada “The Rachel,” potongan rambut Jennifer Aniston dalam serial Friends yang segera jadi fenomena global.
BACA JUGA:7 Cara Efektif Menjaga Kesehatan Kulit Kepala agar Terbebas dari Ketombe
Potongan berlapis dengan sentuhan bouncy dan chic itu jadi dambaan para wanita urban.
Tak berlebihan jika menyebut gaya ini sebagai salah satu gaya rambut paling ditiru dalam sejarah televisi.
Bahkan salon-salon ramai menerima permintaan, “Saya mau rambut seperti Rachel.”
Di era 2000-an dan seterusnya, gaya rambut berkembang cepat seiring pengaruh media sosial dan budaya pop.
BACA JUGA:Biar Ga Lepek, Berikut 5 Cara Merawat Rambut saat Musim Hujan
Dari undercut David Beckham, pixie cut-nya Halle Berry, hingga warna-warni pastel para selebriti K-pop, semuanya jadi tren viral.
Kini, rambut bukan lagi sekadar fashion statement, tapi juga bentuk ekspresi diri yang terus berubah setiap musim.
Teknologi pewarnaan dan styling juga semakin canggih dan terjangkau.
Gaya rambut ikonik bukan hanya milik selebriti atau tokoh sejarah, tapi juga milik siapa saja yang berani tampil beda dan meninggalkan jejak visual.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
