Pemkot PGA

Mengapa Suku Tengger Memuliakan Gunung Bromo? Temukan Jawabannya!

Mengapa Suku Tengger Memuliakan Gunung Bromo? Temukan Jawabannya!

Mengapa Suku Tengger Memuliakan Gunung Bromo? Temukan Jawabannya!--

Mereka terkenal dengan kemampuan bercocok tanam di lahan pegunungan yang terjal.

Salah satu hasil pertanian utama mereka adalah tanaman sayuran seperti wortel, kentang, dan kol.

Keunikannya terletak pada cara mereka bercocok tanam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

BACA JUGA:Jejak Sejarah Islam di Pagar Alam: Dari Puyang Awak Hingga Masjid Perdipe

Dengan teknik pertanian yang diwariskan turun-temurun, mereka mampu menjaga keseimbangan alam dan menjaga kelestarian tanah di wilayah pegunungan.

Masyarakat yang Sederhana dan Bersahaja

Meskipun hidup di daerah yang relatif terpencil, Suku Tengger dikenal sebagai masyarakat yang sederhana dan bersahaja.

Mereka hidup dalam kebersamaan yang harmonis dengan alam sekitar.

Kehidupan mereka yang jauh dari hiruk-pikuk kota membuat mereka lebih fokus pada kehidupan yang penuh kedamaian, gotong royong, dan saling menghormati antar sesama.

BACA JUGA:Penemuan Kota Kuno Maya di Hutan Meksiko: Menelusuri Jejak Sejarah yang Hilang

Pakaian Adat yang Khas

Pakaian adat Suku Tengger juga menarik perhatian, terutama saat mereka mengadakan upacara keagamaan.

Pria Tengger mengenakan sarung dengan pakaian atasan khas berupa baju jas atau jaket berwarna gelap, sementara wanita mengenakan kebaya dengan kain sarung yang dihiasi dengan motif tradisional.

Aksesoris seperti ikat kepala dan perhiasan sederhana sering kali dipakai dalam acara adat.

Suku Tengger memiliki banyak aspek budaya dan kehidupan yang sangat kaya dan menarik untuk dipelajari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait