PAGARALAMPOS.COM – Meraih gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk membuktikan kemampuan dan menciptakan karya nyata. Pesan inilah disampaikan Wali Kota Pagar Alam sekaligus Ketua Ikatan Alumni Universitas Palembang, H. Ludi Oliansyah, ST, kepada 266 wisudawan Universitas Palembang.
Pesan motivasi itu disampaikan Walikota saat menghadiri Wisuda ke-39 Universitas Palembang di Ballroom Hotel The Sultan Palembang, Kamis (1/10/2026). Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor III Universitas Palembang menyerahkan alumni baru kepada Ketua Ikatan Alumni Universitas Palembang. Sebanyak 266 alumni dari tahun akademik 2025/2026 secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar Ikatan Alumni Universitas Palembang.
Menerima para alumni baru tersebut, dia menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan, yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Dalam sambutannya, Kak Ludi mengingatkan bahwa gelar akademik merupakan bekal penting untuk melangkah ke dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Namun, menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh gelar yang disandang.
Karakter, integritas, serta keberanian dalam menghadapi tantangan menjadi modal penting untuk membuka peluang kesuksesan di masa depan. “Gelar sarjana adalah kunci, tetapi karakter, integritas, dan keberanianlah yang akan membuka pintu-pintu kesuksesan,” ungkapnya.
BACA JUGA:Wakil I dan II DPRD Kota Pagar Alam Hadiri Wisuda Pascasarjana dan Sarjana Ke-XXV Uniled
BACA JUGA:109 Mahasiswa Uniled Ikuti PKM, Bukan Sekedar Pengabdian Namun Berbagi Pengetahuan
Ia juga berpesan agar para alumni tidak takut untuk memiliki cita-cita besar, terus mengembangkan potensi diri, serta berani menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Jangan pernah ragu untuk bermimpi besar dan menciptakan karya,” pesannya.
Menurutnya, para lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu membawa ilmu pengetahuan yang diperoleh selama bangku perkuliahan ke dalam kehidupan nyata, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, daerah, dan bangsa