Tapak dara dapat tumbuh di bawah sinar matahari langsung dan cukup toleran terhadap kondisi tanah yang tidak terlalu basah.
Perawatannya pun relatif sederhana sehingga bisa menjadi pilihan bagi orang yang baru mulai menanam tanaman hias.
BACA JUGA: Budidaya Melon Organik di Galon Bekas: Trik Hemat Air dan Pupuk ala Studio Tani
4. Kenikir
Selain dikenal sebagai tanaman yang daunnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, kenikir juga mempunyai nilai estetika ketika memasuki masa berbunga.
Tanaman ini dapat tumbuh cukup tinggi dengan batang ramping dan dedaunan yang memiliki bentuk khas.
Bunganya muncul di bagian ujung batang dengan warna yang dapat terlihat merah muda hingga keunguan.
Perpaduan antara bunga dan daunnya menciptakan tampilan yang alami dan tidak terlalu formal.
Kenikir menyukai tempat yang mendapat cukup sinar matahari dan dapat berkembang dengan cepat dari biji.
Keberadaan bunganya juga dapat membantu menarik serangga penyerbuk, seperti lebah, ke area taman.
BACA JUGA:7 Desain Tangga Teras Berhias Pot Tanaman, Sederhana tapi Bikin Rumah Lebih Menarik
5. Gomphrena Globosa
Gomphrena globosa atau bunga kancing memiliki bentuk bunga yang berbeda dari kebanyakan tanaman hias.
Bunganya berbentuk bulat menyerupai kancing dengan warna yang bisa berupa pink hingga ungu kemerahan.
Kelopak bunganya memiliki tekstur yang relatif kaku dan menyerupai kertas.
Karakter tersebut membuat bunga dapat bertahan cukup lama, bahkan sering dimanfaatkan sebagai bahan dekorasi dalam kondisi kering.