STPN Resmi Bertransformasi Menjadi Politeknik Agraria STPN

Selasa 08-09-2026,11:29 WIB
Reporter : Fitri
Editor : Fitri

PAGARALAMPOS.COM - Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) memasuki fase baru dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan resmi berubah bentuk menjadi Politeknik Agraria STPN.

Peresmian lembaga pendidikan vokasi tersebut dilakukan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (5/9/2026).

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Nusron yang didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Sekretaris Jenderal Dalu Agung Darmawan, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Agustyarsyah, serta Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Politeknik Agraria STPN Sri Yanti Achmad.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan bendera institusi kepada pimpinan politeknik.

BACA JUGA:Wamen ATR/BPN Serahkan 40 Sertipikat kepada MBR di Kabupaten Banjar

Nusron mengatakan, Politeknik Agraria STPN menjadi perguruan tinggi vokasi yang secara khusus mengembangkan pendidikan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.

Transformasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas lembaga sekaligus menyesuaikan pendidikan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, STPN selama puluhan tahun telah menghasilkan ribuan tenaga profesional yang berkiprah di Kementerian ATR/BPN maupun sektor lainnya.

Karena itu, perubahan kelembagaan diharapkan mampu menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi lulusan.

BACA JUGA:ATR/BPN Targetkan Peralihan Hak Tanah Selesai dalam 10 Hari

Transformasi STPN mencakup penataan organisasi, pengembangan kurikulum berbasis vokasi, pembukaan program studi baru, hingga penyelenggaraan pendidikan.

Kendati demikian, proses penetapan statuta Politeknik Agraria STPN masih dalam pembahasan di Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi.

Tiga program studi baru yang mulai dibuka pada tahun akademik 2025/2026 juga telah memperoleh akreditasi BAN-PT.

Ketiganya yakni Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan, serta Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah.

BACA JUGA:ATR/BPN Percepat Layanan Pertanahan Lewat Tiga Transformasi

Kategori :